Rotasi.co.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara simbolis menyerahkan 12 Sertipikat Tanah Elektronik di Kantah ATR/BPN Kota Bekasi, pada Selasa, (6/8/2024).
Sertipikat ini terdiri dari berbagai kategori, termasuk Sertipikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Hak Pakai Pemerintah, Wakaf, Rumah Ibadah Gereja, Hak Guna Bangunan (HGB) dan Barang Milik Negara (BMN).

Penyerahan ini menandai komitmen Kementerian ATR/BPN untuk transformasi digital dan menanggapi arahan Presiden Joko Widodo untuk memassifkan penerapan Sertipikat Tanah Elektronik.
“Implementasi sertipikat elektronik merupakan bagian dari upaya menjalankan arahan Presiden Joko Widodo untuk memasifkan penerapan Sertipikat Tanah Elektronik,” kata Menteri AHY.

Sertipikat Tanah Elektronik memberikan beberapa keuntungan, seperti mengurangi risiko kehilangan dan kerusakan, serta menghindari kejahatan tanah.
Sementara itu, data elektronik ini terintegrasi dengan database Kementerian ATR/BPN, membuatnya lebih aman dari pemalsuan.
Dua sertipikat diberikan kepada Kampung Kranggan, sebuah Kampung Adat Sunda di Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.
Meski berada di dekat kota metropolitan, kampung yang sudah ada sejak abad ke-15 atau 16 ini tetap mempertahankan tradisi dan kearifan lokalnya. Pada 2023, Kampung Kranggan menerima sertipikat tanah elektronik untuk menjaga warisan leluhur.
Selain itu, sertipikat tanah wakaf dan rumah ibadah juga diserahkan untuk menjamin kepastian hukum dan keamanan bagi umat beragama.

“Legalitas tanah-tanah wakaf dan rumah-rumah ibadah dapat memberikan rasa aman umat beragama dalam menjalankan ibadahnya,” jelas Menteri AHY.
Menteri AHY juga meresmikan Revitalisasi Ruang Pelayanan Pertanahan di Kantor Pertanahan Kota Bekasi. Salah satu inovasinya adalah program DANTA (Delivery Layanan Pertanahan), yang mengantarkan sertipikat tanah langsung ke pemohon, terutama untuk lansia, disabilitas, ibu hamil, dan yang sedang sakit, tanpa biaya tambahan.

Inovasi ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus tanah tanpa perantara, meningkatkan kualitas pelayanan dari Kementerian ATR/BPN.
Dalam kunjungan kerja ini, Menteri AHY didampingi oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Barat, serta sejumlah pejabat daerah dan perwakilan dari PT KAI dan PT PLN.














