Rotasi.co.id – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perdagangan Kota Bekasi mengonfirmasi adanya kenaikan harga komoditas cabai di sejumlah pasar tradisional sebagai dampak dari terganggunya distribusi akibat cuaca serta perbedaan mekanisme pembelian antar pasar.
Kenaikan ini terjadi terutama pada cabai merah dan cabai rawit merah yang disebut mengalami lonjakan signifikan.
“Harga cabai tembus di angka Rp70 ribu sampai Rp120 ribu per kilogram. Perbedaan harga ini terjadi di beberapa pasar di Kota Bekasi,” ujar Analis Perdagangan Disperindag Kota Bekasi, Eko Wijatmiko, pada Jumat (12/12/2025).
Penyebab Kenaikan Harga Menurut Disperindag
Eko menjelaskan bahwa pemantauan harga di seluruh pasar tradisional Kota Bekasi terus dilakukan untuk memastikan pergerakan harga tetap selaras dengan tren nasional.
Ia menegaskan pemantauan berlangsung melalui sistem pencatatan digital dan pemeriksaan langsung ke pedagang.
“Pemantauan dilakukan melalui sistem pencatatan digital dan pemeriksaan langsung ke pedagang di masing-masing pasar,” ungkapnya.
Cuaca Buruk Turunkan Pasokan Cabai dari Petani
Menurut Eko, kenaikan harga dipicu oleh menurunnya pasokan cabai dari sentra produksi. Curah hujan tinggi membuat sebagian petani memilih menanam komoditas yang lebih tahan cuaca, seperti cabai hijau, sehingga suplai cabai rawit merah dan cabai merah keriting menurun.
“Distribusi menjadi terhambat karena cuaca hujan. Banyak petani yang beralih dari menanam cabai rawit merah ke komoditas lain yang lebih mudah dirawat,” jelasnya.
Perbedaan Mekanisme Pembelian Pengaruhi Selisih Harga
Selain faktor cuaca, Eko menyebut mekanisme pembelian dan skala belanja pedagang turut memengaruhi variasi harga antar pasar.
Pasar yang memiliki akses ke agen besar cenderung mendapatkan harga lebih stabil karena pembelian dilakukan secara grosir, berbeda dengan pedagang kecil yang membeli dalam jumlah terbatas.
“Pedagang kecil biasanya membeli per orang dengan jumlah sedikit, sehingga biaya distribusi dan harga eceran menjadi lebih tinggi,” tambahnya.
Kenaikan Harga di Tingkat Agen Ikut Menekan Harga Eceran
Ia juga menjelaskan bahwa harga cabai di tingkat agen besar, termasuk di kawasan Cibitung, turut naik seiring fluktuasi nasional.
Kondisi tersebut secara langsung mendorong kenaikan harga di tingkat pengecer dan berdampak pada konsumen.
Pengawasan Harga Terus Diperketat
Disperindag Kota Bekasi memastikan akan terus melakukan pengawasan pasar, pemantauan stok, serta koordinasi dengan pemasok dan pedagang untuk menjaga stabilitas harga pangan. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar lonjakan harga tidak semakin membebani masyarakat. (*)














