Rotasi.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi memasang Early Warning System (EWS) berupa sirine dan sensor banjir di sejumlah titik rawan banjir untuk memperkuat sistem peringatan dini bencana di wilayah Kota Bekasi.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bekasi, Wiratama Puspita mengatakan pemasangan dilakukan sebagai langkah mitigasi menghadapi potensi banjir di musim hujan.
“Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi banjir yang sering terjadi saat musim hujan,” kata Wiratama, pada Jumat (12/12/2025)
Program Peringatan Dini yang Didukung BNPB
Wiratama menjelaskan pemasangan EWS merupakan bagian dari program peringatan dini banjir yang dilaksanakan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Perangkat tersebut merupakan bantuan resmi dan ditempatkan di titik hulu hingga hilir wilayah rawan banjir di sepanjang Kali Bekasi.
“EWS ini merupakan perangkat bantuan dari BNPB dan dipasang mulai dari hulu Kali Bekasi di Cibongas, Kali Cekeas, hingga Bendung Bekasi,” ungkapnya.
Fitur Sensor dan Sistem Pemantauan Berbasis AI
EWS dilengkapi lima sensor utama yang memantau tinggi muka air, curah hujan, kondisi cuaca, serta visualisasi lapangan melalui kamera. Data yang diterima kemudian dianalisis secara otomatis menggunakan kecerdasan buatan (AI).
“Hasil data dari sensor akan dianalisis dengan AI sehingga mampu menghasilkan informasi peringatan yang tepat. Output-nya akan diteruskan ke sirine dan sistem pengumuman yang terhubung dengan dashboard,” jelasnya.
Empat Sirine Dipasang di Wilayah Permukiman Rawan
BPBD Kota Bekasi telah memasang empat sirine peringatan banjir di kawasan permukiman yang selama ini tercatat paling rentan. Titik lokasi meliputi Pondok Mitra Lestari Jatisara, Perumahan Jaka Kencana Jaka Setia Bekasi Selatan, Kampung Lengkak, Bekasi Jaya, dan Kampung Lebak Teluk Pucung Bekasi Utara.
“Sirine diuji coba kemarin di Kampung Lengkak, dan suara masih terdengar jelas hingga jarak sekitar 250 meter,” paparnya.
Wiratama menuturkan proses pemasangan sistem masih berlangsung. Setelah seluruh peralatan beroperasi penuh, BPBD akan melakukan sosialisasi kepada warga melalui kanal resmi BPBD Kota Bekasi dan grup WhatsApp Warga Binaan Bencana (WBD).
“Jika sudah beroperasi penuh, seluruh informasi akan kami publikasikan melalui kanal BPBD dan disampaikan langsung kepada masyarakat,” tutupnya.
Pemerintah Kota Bekasi berharap pemasangan EWS ini dapat meningkatkan efektivitas mitigasi bencana, meminimalkan risiko kerugian, serta memberikan waktu memadai bagi warga untuk melakukan tindakan penyelamatan dini sebelum banjir terjadi. (*)














