Rotasi.co.id — Pemanfaatan fitur Antrian Online dalam aplikasi Sentuh Tanahku terbukti memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan pertanahan. Program digital milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini mulai dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat, termasuk oleh Indri, pemohon layanan di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Karawang.
Indri mengaku fitur tersebut memberikan kemudahan dan kepastian waktu pelayanan.
“Saya merasakan kemudahan. Ini sudah dua kali saya mengurus sertipikat pakai Antrian Online. Kalau dulu seperti berjudi, tidak tahu kapan giliran dilayani. Sekarang bisa datang sesuai jadwal dan tidak perlu menunggu lama,” kata Indri dalam keterangan tertulis yang diterima pada Senin (3/11/2025).
Menurutnya, sistem antrean digital memungkinkan masyarakat mengetahui secara pasti waktu pelayanan, sehingga tidak perlu datang lebih awal dan menunggu lama.
“Sekarang sudah enak, bisa lihat jam berapa giliran kita. Jadi tidak perlu berlama-lama di kantor pertanahan,” tambah Indri yang saat itu sedang mengurus peningkatan hak tanah dari Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Hak Milik (HM) untuk rumah tokonya.
Meski sempat kesulitan saat pertama kali menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku, Indri menilai tampilan dan cara penggunaannya mudah dipahami.
“Awalnya agak bingung karena belum terbiasa, tapi ternyata aplikasinya gampang digunakan. Kalau bingung, saya tinggal tanya anak,” ujarnya sambil menunjukkan tampilan aplikasi di ponselnya.
Indri berharap lebih banyak masyarakat yang memanfaatkan fitur digital tersebut. Menurutnya, sebagian orang enggan mencoba karena belum terbiasa, padahal manfaatnya sangat terasa.
“Banyak yang belum coba saja. Kalau sudah, pasti tahu kemudahannya. Kadang orang mau yang cepat, datang langsung dan ambil nomor antrean, tapi itu malah bikin waktu kita tidak efisien,” tuturnya.
Fitur Antrian Online Sentuh Tanahku tidak hanya menghemat waktu dan tenaga masyarakat, tetapi juga membuat proses pelayanan di kantor pertanahan lebih tertib, efisien, dan transparan. Dengan sistem ini, potensi penumpukan antrean dapat diminimalisir, serta pelayanan publik menjadi lebih profesional.
Ke depan, diharapkan pemanfaatan aplikasi Sentuh Tanahku semakin meluas di berbagai daerah. Kementerian ATR/BPN menargetkan seluruh masyarakat dapat menikmati kemudahan layanan digital dalam pengurusan berkas pertanahan tanpa harus menunggu lama di loket.
“Sekarang pelayanan BPN sudah bagus menurut saya, jauh lebih baik dibanding dulu,” pungkasnya. (*)














