ROTASI
No Result
View All Result
  • Login
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Internasional
Trending
ROTASI TV
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Internasional
No Result
View All Result
ROTASI
No Result
View All Result
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Internasional
Home News

DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Pembengkakan Biaya Kereta Cepat Jakarta–Bandung

Rotasi by Rotasi
October 21, 2025
Reading Time: 2 mins read
0
DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Pembengkakan Biaya Kereta Cepat Jakarta–Bandung

Rotasi.co.id – Anggota Komisi V DPR RI Adian Napitupulu meminta pemerintah melakukan kajian ulang terhadap pembengkakan biaya proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) untuk memastikan penyebabnya dan mencegah kasus serupa terulang pada proyek nasional lainnya.

Permintaan tersebut disampaikan Adian di Jakarta, menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menolak penggunaan APBN untuk membayar utang proyek tersebut.

“Kalau menurut saya, memang seharusnya dikaji ulang bagaimana bisa terjadi pembengkakan biaya untuk kereta cepat itu,” kata Adian dalam keterangannya dikutip Senin (21/10/2025).

Ia menjelaskan, penolakan Kementerian Keuangan terhadap penggunaan APBN harus dilihat sebagai bagian dari upaya menjaga disiplin fiskal, namun di sisi lain pemerintah tetap wajib melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen dan perencanaan proyek kereta cepat tersebut.

Menurutnya, proyek serupa juga dibangun di berbagai negara lain dengan teknologi berbeda, seperti produksi dari China maupun Jepang, yang bisa dijadikan tolok ukur pembanding biaya.

“Dibandingkan saja harganya, lalu diperiksa kenapa kita bisa lebih mahal. Bagaimana perjanjian awalnya, siapa yang melakukan negosiasi, dan sebagainya,” imbuhnya.

Legislator asal Daerah Pemilihan Jawa Barat V itu menilai, penolakan Menteri Keuangan terhadap penggunaan APBN memiliki alasan logis, namun hal tersebut tidak menghapus kewajiban pemerintah untuk mengevaluasi tata kelola proyek Whoosh secara transparan.

Ia menilai bahwa proyek besar di Indonesia sering kali mengalami pembengkakan biaya, sehingga pemerintah perlu meninjau kembali sistem perencanaan dan pelaksanaan proyek agar lebih akuntabel.

“Gagasan kereta cepat itu bagus. Problemnya, yang bagus tidak cuma di gagasan saja. Tapi bagaimana cara merealisasikannya juga harus bagus,” tegasnya.

RELATED POSTS

Konsolidasi Aktivis 98: Evaluasi Kondisi Bangsa dan Upaya Menyatukan Persepsi Gerakan Rakyat

Kelola Investasi Berisiko Rendah, BPKH Pastikan Dana Haji Tetap Stabil dan Terkendali

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Adian juga mengingatkan bahwa proyek Kereta Cepat Whoosh sejak awal tidak direncanakan menggunakan APBN, melainkan mengandalkan pendanaan konsorsium dan investasi.

Karena itu, apabila di kemudian hari ada wacana penggunaan dana negara untuk menutupi biaya proyek, hal itu berpotensi melanggar komitmen awal pemerintah.

“Kalau sampai menggunakan APBN, berarti ini kan mengkhianati janji awal. Maka yang harus dipikirkan, siapa yang melakukan negosiasi, berapa harga yang patut, dan apakah perjanjian itu dibuat dengan niat baik,” paparnya.

Menurut Adian, indikasi niat baik dalam perjanjian proyek dapat dilihat dari kepatutan harga dan transparansi kontrak. Jika ditemukan kejanggalan atau indikasi kesalahan negosiasi, pemerintah berhak meninjau ulang bahkan menegosiasikan kembali perjanjian tersebut.

“Kalau bisa dibuktikan perjanjian itu tidak dilakukan berdasarkan niat baik, ya bisa diminta dibatalkan atau dinegosiasikan ulang. Tapi masalahnya adalah kok biayanya bisa gede banget,” ujarnya.

Menanggapi rencana perpanjangan rute Kereta Cepat hingga Jakarta–Surabaya, Adian menilai ide tersebut baik dan strategis, namun harus diimbangi dengan perencanaan yang matang, efisiensi anggaran, serta pengawasan ketat agar tidak mengulangi kesalahan serupa.

Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi seperti kereta cepat merupakan langkah penting dalam modernisasi sistem mobilitas nasional, tetapi harus dijalankan dengan manajemen yang profesional dan transparan agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara.

“Kalau memang mau lanjut ke Surabaya, perencanaannya harus jauh lebih matang, biar tidak terulang pembengkakan seperti proyek sebelumnya,” pungkasnya. (*)

Tags: Adian NapitupuluAPBN Whooshaudit proyek Whooshbiaya pembangunan kereta cepatDPR RI Komisi Vefisiensi proyek pemerintahevaluasi BUMNevaluasi proyek kereta cepatJakarta–Surabaya high speed trainkajian ulang kereta cepatKereta Cepat Jakarta–BandungMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewapembengkakan anggaranpembengkakan biaya kereta cepatpengawasan DPRproyek infrastruktur Indonesiaproyek nasionalproyek Whooshtransparansi proyek infrastrukturtransportasi modern Indonesia
ShareTweetPin
Rotasi

Rotasi

ROTASI.CO.ID adalah portal media online yang menyediakan beragam berita secara update, faktual dan aktual.

Related Posts

Konsolidasi Aktivis 98: Evaluasi Kondisi Bangsa dan Upaya Menyatukan Persepsi Gerakan Rakyat
News

Konsolidasi Aktivis 98: Evaluasi Kondisi Bangsa dan Upaya Menyatukan Persepsi Gerakan Rakyat

May 22, 2026
Kelola Investasi Berisiko Rendah, BPKH Pastikan Dana Haji Tetap Stabil dan Terkendali
News

Kelola Investasi Berisiko Rendah, BPKH Pastikan Dana Haji Tetap Stabil dan Terkendali

May 21, 2026
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
News

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

May 19, 2026
Hanya Lima Hari Kerja, Begini Prosedur Mudah Ubah Sertipikat HGB Menjadi SHM
News

Hanya Lima Hari Kerja, Begini Prosedur Mudah Ubah Sertipikat HGB Menjadi SHM

May 18, 2026
Peringatan Harkitnas ke-118: Kementerian ATR/BPN Tekankan Transformasi Intelektual dan Kedaulatan Informasi
News

Peringatan Harkitnas ke-118: Kementerian ATR/BPN Tekankan Transformasi Intelektual dan Kedaulatan Informasi

May 18, 2026
Peluncuran Buku Bocah Ledok Jadi Ruang Refleksi Perjuangan Hidup Rizki Topananda
News

Peluncuran Buku Bocah Ledok Jadi Ruang Refleksi Perjuangan Hidup Rizki Topananda

May 17, 2026
Next Post
Razia Petugas Ungkap Satu Linting Ganja, Dirjenpastikan Bukan Jaringan Narkoba

Razia Petugas Ungkap Satu Linting Ganja, Dirjenpastikan Bukan Jaringan Narkoba

DPRD Jabar Dukung Pemutihan Pajak Kendaraan untuk Ringankan Beban Masyarakat

DPRD Jabar Dukung Pemutihan Pajak Kendaraan untuk Ringankan Beban Masyarakat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending Artikel

  • ATR/BPN Buka Akses Peta Pertanahan Publik Melalui Geoportal Bhumi

    ATR/BPN Buka Akses Peta Pertanahan Publik Melalui Geoportal Bhumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Layanan Bus Trans Beken Resmi Meluncur, Gratis Satu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Aktivis 98: Evaluasi Kondisi Bangsa dan Upaya Menyatukan Persepsi Gerakan Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Kota Bekasi 2026: Tes Berbasis Komputer Jadi Syarat Baru Jalur Prestasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nawal Husni Minta Pemkot Bekasi Terapkan Bike to Work Tiga Kali Seminggu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Artikel Terbaru

Konsolidasi Aktivis 98: Evaluasi Kondisi Bangsa dan Upaya Menyatukan Persepsi Gerakan Rakyat

Konsolidasi Aktivis 98: Evaluasi Kondisi Bangsa dan Upaya Menyatukan Persepsi Gerakan Rakyat

May 22, 2026
Kelola Investasi Berisiko Rendah, BPKH Pastikan Dana Haji Tetap Stabil dan Terkendali

Kelola Investasi Berisiko Rendah, BPKH Pastikan Dana Haji Tetap Stabil dan Terkendali

May 21, 2026
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

May 19, 2026
Hanya Lima Hari Kerja, Begini Prosedur Mudah Ubah Sertipikat HGB Menjadi SHM

Hanya Lima Hari Kerja, Begini Prosedur Mudah Ubah Sertipikat HGB Menjadi SHM

May 18, 2026
Peringatan Harkitnas ke-118: Kementerian ATR/BPN Tekankan Transformasi Intelektual dan Kedaulatan Informasi

Peringatan Harkitnas ke-118: Kementerian ATR/BPN Tekankan Transformasi Intelektual dan Kedaulatan Informasi

May 18, 2026

Rotasi.co.id merupakan media online yang menyajikan artikel secara faktual dan aktual sebagai roda berita dan informasi.

Pilihan Editor

Konsolidasi Aktivis 98: Evaluasi Kondisi Bangsa dan Upaya Menyatukan Persepsi Gerakan Rakyat

Kelola Investasi Berisiko Rendah, BPKH Pastikan Dana Haji Tetap Stabil dan Terkendali

Katagori

  • Bisnis
  • Budaya
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kronika
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Mozaik
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ramadhan
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Wisata

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kategori
    • News
    • Opini
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Politik
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Mozaik
    • Gaya Hidup
    • Wisata
    • Teknologi
    • Internasional
    • Cek Fakta
    • Puisi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.