Rotasi.co.id – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Nawal Husni, mendorong agar program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang beroperasi di wilayah Bekasi Utara lebih diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan perusahaan di suatu wilayah sudah seharusnya memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sosial yang bersifat sesaat.
“Kami ingin keberadaan perusahaan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui program CSR yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Gus Nawal sapaan akrabnya yang juga dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Kamis (9/7/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan dialog bersama masyarakat di wilayah Kaliabang, masih terdapat lingkungan yang mengaku belum merasakan manfaat program CSR dari perusahaan-perusahaan di sekitarnya.
Padahal, Bekasi Utara merupakan salah satu kawasan yang memiliki aktivitas industri cukup tinggi dengan lebih dari sepuluh perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut. Kondisi itu dinilai perlu menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan agar manfaat CSR dapat dirasakan secara lebih merata.
“Masyarakat berharap program CSR tidak hanya menyentuh sebagian wilayah, tetapi dapat dirasakan oleh seluruh lingkungan yang berada di sekitar perusahaan,” katanya.
Menurut Nawal, masyarakat juga mengusulkan agar program tanggung jawab sosial perusahaan tidak lagi hanya berorientasi pada pemberian bantuan sosial. Warga berharap perusahaan mulai mengembangkan program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan lingkungan, pelatihan keterampilan kerja, penguatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
“Program CSR diharapkan mampu menciptakan kemandirian masyarakat melalui peningkatan keterampilan, pemberdayaan UMKM, dan kesempatan kerja yang lebih luas,” jelasnya.
Ia menilai sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting agar pelaksanaan CSR berjalan efektif. Melalui kolaborasi tersebut, perusahaan tidak hanya menjalankan kewajiban sosial, tetapi juga ikut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Bekasi.
“Kolaborasi yang baik akan melahirkan program CSR yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat jangka panjang,” ungkap Nawal.
Lebih lanjut, Nawal meminta instansi terkait untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program CSR perusahaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat di sekitar kawasan industri. Ia berharap pemerintah juga mampu memfasilitasi komunikasi antara perusahaan dan masyarakat sehingga program yang dijalankan lebih tepat sasaran.
“Instansi terkait perlu memperhatikan persoalan ini agar pelaksanaan CSR dapat berjalan lebih adil, merata, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Menurut Nawal, program CSR yang dijalankan secara optimal tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan harmonis antara dunia usaha dengan lingkungan sekitar. Hal tersebut dinilai penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah.
“Kami ingin perusahaan tumbuh bersama masyarakat. Ketika masyarakat merasakan manfaatnya, maka hubungan yang harmonis antara dunia usaha dan lingkungan sekitar akan semakin kuat,” pungkasnya. (*)














