Rotasi.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam proyek pembangunan Flyover Bulak Kapal, yang bertujuan mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan padat tersebut.
Proyek strategis ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang terhadap permasalahan transportasi di wilayah Bekasi.
Berdasarkan data yang dihimpun, Pemprov Jawa Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp256 miliar untuk pembangunan fisik flyover, sementara Pemkot Bekasi menyiapkan Rp100 miliar untuk pembebasan lahan di sekitar lokasi proyek.
Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam membangun infrastruktur transportasi yang lebih efisien.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ahmad Faisyal Hermawan, menyambut baik langkah strategis tersebut.
Menurutnya, pembangunan flyover ini merupakan upaya konkret pemerintah dalam menekan kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat Bekasi.
“Kita ketahui bersama bahwa di Kota Bekasi masih banyak titik kemacetan, salah satunya di wilayah Bulak Kapal. Semoga kerja sama antara Pemprov Jawa Barat dan Pemkot Bekasi dalam pembangunan flyover ini dapat terealisasi dengan baik,” ujar Faisyal, Senin (13/10/2025).
Faisyal menjelaskan bahwa kemacetan di kawasan Bulak Kapal terjadi akibat tingginya volume kendaraan dari arah Kota Bekasi menuju Kabupaten Bekasi dan sebaliknya. Pembangunan flyover ini diyakini dapat memperlancar arus kendaraan dan memperpendek waktu tempuh masyarakat.
“Kemacetan di sana disebabkan oleh tingginya arus kendaraan dua arah antara Kota dan Kabupaten Bekasi. Karena itu, kerja sama ini merupakan langkah tepat untuk menciptakan mobilitas yang lebih lancar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, legislator dari daerah pemilihan Kota Bekasi–Kota Depok itu mengimbau masyarakat agar bersabar dan turut mengawal proses pembangunan proyek tersebut hingga selesai.
“Pembangunan fisik flyover akan dimulai pada tahun 2026. Masyarakat diharapkan bersabar dan bersama-sama mengawal prosesnya agar berjalan lancar dan transparan,” tutup Faisyal. (ADV)














