Rotasi.co.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat sejumlah harga pangan strategis mengalami penurunan pada Senin (13/10/2025). Berdasarkan data Panel Harga Bapanas pukul 09.00 WIB, beberapa komoditas utama seperti cabai rawit merah, bawang merah, dan beras mengalami penurunan harga di tingkat pedagang eceran nasional.
Tujuan dari pemantauan ini adalah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan guna melindungi daya beli masyarakat.
Cabai dan Bawang Turun, Pasar Mulai Stabil
Harga cabai rawit merah turun menjadi Rp45.246 per kilogram dari sebelumnya Rp45.656 per kg, sedangkan bawang merah berada di kisaran Rp38.257 per kg, turun dari Rp38.524 per kg.
Komoditas cabai merah keriting juga mengalami penurunan menjadi Rp55.438 per kg dari sebelumnya Rp58.352 per kg, dan cabai merah besar turun menjadi Rp49.063 per kg dari Rp51.032 per kg.
Menurut catatan Bapanas, tren penurunan ini disebabkan oleh melimpahnya pasokan dari daerah sentra produksi serta menurunnya permintaan pasca puncak musim konsumsi.
“Kondisi harga cabai dan bawang menunjukkan tren positif. Pasokan relatif stabil sehingga harga mulai terkendali,” ujar salah satu pejabat Bapanas di Jakarta.
Harga Beras dan Komoditas Pokok Lain Turun Tipis
Selain komoditas hortikultura, harga beras premium juga turun menjadi Rp15.892 per kg dari sebelumnya Rp15.939 per kg.
Beras medium tercatat Rp13.669 per kg, turun dari Rp13.812 per kg, sementara beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) menurun tipis menjadi Rp12.498 per kg dari Rp12.534 per kg.
Jagung di tingkat peternak turun menjadi Rp6.587 per kg, dan kedelai biji kering impor menjadi Rp10.520 per kg.
Penurunan juga terlihat pada bawang putih bonggol di harga Rp36.952 per kg dari sebelumnya Rp37.004 per kg.
Beberapa Komoditas Naik, Termasuk Daging dan Telur
Meski sebagian besar komoditas turun, harga protein hewani mengalami kenaikan ringan.
Harga daging sapi murni naik menjadi Rp135.929 per kg dari Rp135.332 per kg, daging ayam ras naik menjadi Rp38.160 per kg, dan telur ayam ras menjadi Rp30.459 per kg dari sebelumnya Rp30.203 per kg.
Sementara itu, harga ikan kembung naik menjadi Rp42.366 per kg, ikan tongkol menjadi Rp35.105 per kg, sedangkan ikan bandeng turun sedikit ke Rp34.784 per kg.
Minyak Goreng dan Tepung Terigu Alami Penurunan
Untuk bahan pokok lainnya, gula konsumsi turun ke Rp17.962 per kg, minyak goreng kemasan berada di Rp20.835 per liter, minyak goreng curah di Rp17.449 per liter, dan Minyakita di Rp17.264 per liter.
Penurunan juga terjadi pada tepung terigu curah yang kini Rp9.664 per kg serta tepung terigu kemasan di Rp12.729 per kg.
Harga Daging Kerbau Turun Signifikan
Komoditas daging kerbau beku impor mengalami penurunan cukup tajam menjadi Rp98.393 per kg dari sebelumnya Rp105.290 per kg, sedangkan daging kerbau segar lokal turun menjadi Rp137.308 per kg dari Rp141.250 per kg.
Adapun garam konsumsi juga ikut menurun ke Rp11.430 per kg dari Rp11.603 per kg.
Bapanas Terus Pantau Stabilisasi Harga Nasional
Bapanas menegaskan bahwa pemantauan harga secara real time melalui Panel Harga Pangan Nasional terus dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, serta keseimbangan antara produsen dan konsumen.
“Kami terus menjaga keseimbangan harga agar masyarakat tetap bisa membeli bahan pokok dengan harga wajar tanpa merugikan petani,” jelas perwakilan Bapanas.
Dengan tren penurunan ini, Bapanas berharap inflasi pangan tetap terkendali, terutama menjelang akhir tahun ketika konsumsi masyarakat biasanya meningkat. (*)














