ROTASI
No Result
View All Result
  • Login
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Internasional
Trending
ROTASI TV
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Internasional
No Result
View All Result
ROTASI
No Result
View All Result
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Internasional
Home News

Ahli IPB Minta Investigasi Kayu Gelondongan Pascabencana di Sumatera

Rotasi by Rotasi
December 4, 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Ahli IPB Minta Investigasi Kayu Gelondongan Pascabencana di Sumatera

Rotasi.co.id – Ahli Kebijakan Hutan IPB University, Dodik Ridho Nurrochmat menegaskan perlunya investigasi terhadap kayu gelondongan yang berserakan pascabanjir bandang dan longsor di Sumatera Utara serta Sumatera Barat untuk memastikan sumber dan penyebab material tersebut.

Pernyataan itu disampaikan sebagai respons terhadap temuan kayu dalam jumlah besar yang menjadi perhatian publik pascabencana.

“Kayu itu bisa berasal dari penebangan lama, pembersihan lahan yang tidak tuntas, atau penebangan baru. Karena itu, harus ada investigasi,” kata Dodik melalui keterangan yang diperoleh dari IPB University, Kota Bogor dikutip Kamis (4/12/2025).

Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University tersebut menjelaskan kayu-kayu berbagai ukuran yang tampak berserakan di lokasi bencana tidak berasal dari satu faktor tunggal.

Ia menyebut kemungkinan besar material itu merupakan campuran dari hasil penebangan, pohon tumbang, serta sisa land clearing.

“Saya belum bisa memastikan apakah semuanya kayu baru atau kayu lama yang terseret arus,” ungkapnya.

Prof Dodik menambahkan bahwa debit air yang sangat besar saat banjir bandang dapat menyebabkan banyak pohon tumbang dan ikut terseret, sehingga menambah banyaknya kayu di lokasi bencana.

“Debit air besar saat longsor memungkinkan pohon tumbang ikut hanyut,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan perbedaan antara kayu hasil pembalakan dan kayu tumbang alami. Kayu tebangan biasanya memiliki bekas potongan gergaji yang jelas, sedangkan kayu tumbang alami tidak menunjukkan pola potongan rapi.

RELATED POSTS

Hasto Soroti Pentingnya Mendengar Kritik Publik Sejak Dini

ATR/BPN Serahkan 1.032 Sertipikat Wakaf dan SHM Keagamaan

Sertipikasi Tanah Wakaf Dinilai Kunci Lindungi Aset Umat

“Kayu hasil tebangan pasti terlihat dari bekas gergajinya,” jelasnya.

Menurut Prof Dodik, pembenahan tata kelola lingkungan menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang. Ia menegaskan bahwa penyebab longsor merupakan kombinasi antara faktor alam dan aktivitas manusia.

“Ada faktor cuaca ekstrem, kondisi geografis pegunungan, dan kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap regulasi, seperti Amdal, Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), serta penegakan hukum yang tidak hanya fokus pada sanksi, tetapi juga pada pemulihan ekosistem.
“Penegakan hukumnya jangan hanya denda, tapi harus menyentuh pemulihan lingkungan,” tegasnya.

Menyinggung data deforestasi di Sumatera bagian utara, Prof Dodik menjelaskan bahwa kehilangan tutupan hutan (forest loss) mencakup degradasi, sedangkan deforestasi memiliki batasan hukum tersendiri.
“Di Indonesia batas tutupan hutan minimal 30 persen. Jika kurang dari itu, maka termasuk deforestasi,” paparnya.

Ia mengingatkan penurunan tutupan hutan harus menjadi perhatian serius mengingat dampaknya terhadap daya dukung dan daya tampung lingkungan. Ia kembali menekankan pentingnya pemanfaatan hutan yang berkelanjutan. “Ambil manfaat dari hutan tanpa merusaknya,” pungkasnya. (*)

Tags: Ahli Kehutanan IPB tentang banjir bandangAnalisis penyebab longsor SumateraDeforestasi Sumatera terbaruInvestigasi bencana Sumatera Barat dan Sumatera UtaraKayu gelondongan pascabanjir SumateraPenanganan kerusakan hutan 2025Tata kelola lingkungan IPB University
ShareTweetPin
Rotasi

Rotasi

ROTASI.CO.ID adalah portal media online yang menyediakan beragam berita secara update, faktual dan aktual.

Related Posts

Hasto Soroti Pentingnya Mendengar Kritik Publik Sejak Dini
News

Hasto Soroti Pentingnya Mendengar Kritik Publik Sejak Dini

June 8, 2026
ATR/BPN Serahkan 1.032 Sertipikat Wakaf dan SHM Keagamaan
News

ATR/BPN Serahkan 1.032 Sertipikat Wakaf dan SHM Keagamaan

June 6, 2026
Sertipikasi Tanah Wakaf Dinilai Kunci Lindungi Aset Umat
News

Sertipikasi Tanah Wakaf Dinilai Kunci Lindungi Aset Umat

June 6, 2026
ATR/BPN Resmikan Kampung Reforma Agraria Clumprit di Pekalongan
News

ATR/BPN Resmikan Kampung Reforma Agraria Clumprit di Pekalongan

June 5, 2026
DKPPP Kota Bekasi Catat Penurunan Jumlah Hewan Kurban Tahun 2026
News

DKPPP Kota Bekasi Catat Penurunan Jumlah Hewan Kurban Tahun 2026

June 4, 2026
KPK Dalami Peran Silmy Karim dalam Kasus Imigrasi Jakarta Barat
News

KPK Dalami Peran Silmy Karim dalam Kasus Imigrasi Jakarta Barat

June 4, 2026
Next Post
KPK Telusuri Lahan Rute Whoosh dalam Penyelidikan Korupsi KCIC

KPK Telusuri Lahan Rute Whoosh dalam Penyelidikan Korupsi KCIC

Kementerian PU Pastikan Akses Langkat–Aceh Tamiang Pulih untuk Distribusi Bantuan

Kementerian PU Pastikan Akses Langkat–Aceh Tamiang Pulih untuk Distribusi Bantuan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending Artikel

  • SPMB Kota Bekasi 2026: Tes Berbasis Komputer Jadi Syarat Baru Jalur Prestasi

    SPMB Kota Bekasi 2026: Tes Berbasis Komputer Jadi Syarat Baru Jalur Prestasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Aktivis 98: Evaluasi Kondisi Bangsa dan Upaya Menyatukan Persepsi Gerakan Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdik Kota Bekasi Buka Layanan Aduan SPMB via WhatsApp Center

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ATR/BPN Buka Akses Peta Pertanahan Publik Melalui Geoportal Bhumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Layanan Bus Trans Beken Resmi Meluncur, Gratis Satu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Artikel Terbaru

Hasto Soroti Pentingnya Mendengar Kritik Publik Sejak Dini

Hasto Soroti Pentingnya Mendengar Kritik Publik Sejak Dini

June 8, 2026
ATR/BPN Serahkan 1.032 Sertipikat Wakaf dan SHM Keagamaan

ATR/BPN Serahkan 1.032 Sertipikat Wakaf dan SHM Keagamaan

June 6, 2026
Sertipikasi Tanah Wakaf Dinilai Kunci Lindungi Aset Umat

Sertipikasi Tanah Wakaf Dinilai Kunci Lindungi Aset Umat

June 6, 2026
ATR/BPN Resmikan Kampung Reforma Agraria Clumprit di Pekalongan

ATR/BPN Resmikan Kampung Reforma Agraria Clumprit di Pekalongan

June 5, 2026
DKPPP Kota Bekasi Catat Penurunan Jumlah Hewan Kurban Tahun 2026

DKPPP Kota Bekasi Catat Penurunan Jumlah Hewan Kurban Tahun 2026

June 4, 2026

Rotasi.co.id merupakan media online yang menyajikan artikel secara faktual dan aktual sebagai roda berita dan informasi.

Pilihan Editor

Hasto Soroti Pentingnya Mendengar Kritik Publik Sejak Dini

ATR/BPN Serahkan 1.032 Sertipikat Wakaf dan SHM Keagamaan

Katagori

  • Bisnis
  • Budaya
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kronika
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Mozaik
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ramadhan
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Wisata

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kategori
    • News
    • Opini
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Politik
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Mozaik
    • Gaya Hidup
    • Wisata
    • Teknologi
    • Internasional
    • Cek Fakta
    • Puisi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.