Rotasi.co.id – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menerima kunjungan Kegiatan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXV Tahun Anggaran 2025 dari Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Kegiatan ini berlangsung di Aula PTSL Kementerian ATR/BPN, Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen Ossy memaparkan peran strategis Kementerian ATR/BPN dalam mendukung program hilirisasi nasional, terutama melalui penguatan kepastian hukum atas tanah dan penataan ruang yang berkelanjutan.
“Kementerian ATR/BPN tidak hanya mengawal legislasi dan kepastian hukum atas tanah, tetapi juga memastikan terciptanya keadilan agraria serta penataan ruang nasional yang menjadi fondasi utama proses hilirisasi,” jelas Ossy Dermawan dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat (13/6/2025).
Menurutnya, hilirisasi—yang merupakan transformasi bahan mentah menjadi produk setengah jadi atau barang jadi—sangat membutuhkan kepastian aspek legalitas lahan dan tata ruang. Tanpa dukungan kebijakan pertanahan dan tata ruang yang matang, investor akan ragu menanamkan modal di Indonesia.
“Pertanyaannya, di mana proses hilirisasi itu akan berlangsung? Apakah tanahnya tersedia? Apakah tata ruangnya sesuai? Apakah status lahan tersebut sudah clean and clear? Semua itu menjadi tanggung jawab yang diemban oleh Kementerian ATR/BPN,” tegasnya.
Ossy juga menyampaikan bahwa hilirisasi nasional tidak dapat berjalan tanpa sinergi lintas sektor, khususnya dalam penyediaan lahan yang legal dan sesuai tata ruang nasional. Oleh karena itu, kementerian terus memperkuat reformasi agraria dan penguatan perencanaan tata ruang sebagai pilar utama pembangunan nasional.
Kegiatan ini dihadiri oleh 11 peserta P3N LEMHANNAS RI, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Para peserta mendapatkan penjelasan mendalam mengenai isu strategis, kebijakan nasional, serta tantangan pertanahan dalam mendukung pembangunan.
Tenaga Profesional Bidang Politik Lemhannas RI, Kup Yanto Setiono, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program pendidikan strategis nasional, untuk memperluas wawasan para peserta terkait peran penting kementerian dalam proses pembangunan nasional.
“Kami ingin memperoleh informasi langsung mengenai tugas dan fungsi Kementerian ATR/BPN, termasuk isu-isu strategis yang menjadi bagian penting dalam pembentukan kebijakan nasional,” ujar Kup Yanto.
Dalam konteks pembangunan berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi, peran ATR/BPN sangat vital, terutama dalam memastikan bahwa lahan yang digunakan untuk proyek hilirisasi telah memiliki status hukum yang jelas dan tidak bermasalah.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya LEMHANNAS RI dalam mengintegrasikan pemahaman kebijakan lintas sektor, sekaligus menyiapkan pemimpin-pemimpin nasional yang memiliki wawasan kebangsaan serta strategi pembangunan yang komprehensif. (*)













