Rotasi.co.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya dalam memajukan pedesaan serta mewujudkan ekonomi berkeadilan melalui pelaksanaan program Reforma Agraria.
Atas inovasi tersebut, Kementerian ATR/BPN berhasil meraih CNN Indonesia Award 2025 untuk kategori Rural Development & Regional Equity, dalam acara penghargaan yang digelar di Kuningan, Jakarta.
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepada institusinya sebagai bentuk pengakuan publik terhadap kinerja nyata Kementerian ATR/BPN.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada CNN Indonesia atas apresiasi ini. Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN, baik di pusat maupun di daerah, atas kerja keras dan dedikasinya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Ossy Dermawan dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu (1/11/2025).
Ia menjelaskan program Kampung Reforma Agraria dinilai menjadi model unggulan pengelolaan tanah yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat desa.
Melalui program ini, Kementerian ATR/BPN tidak hanya melakukan redistribusi dan sertipikasi tanah, tetapi juga mendorong pemanfaatan lahan agar lebih produktif serta berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
“Reforma Agraria menjadi salah satu program prioritas Kementerian ATR/BPN. Kami terus berupaya menyeimbangkan kepemilikan lahan dan memastikan lahan-lahan yang dimiliki masyarakat dapat dikelola secara produktif,” jelas Ossy.
Selain fokus pada pemerataan ekonomi di tingkat desa, Kementerian ATR/BPN juga melakukan transformasi digital dalam layanan pertanahan dan tata ruang. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi pelayanan publik sekaligus meminimalisir potensi sengketa dan konflik agraria.
“Kami sedang melakukan transisi dari sistem analog ke digital. Untuk itu, kami memerlukan dukungan dari seluruh masyarakat dan lembaga terkait. Dengan digitalisasi yang optimal, kami yakin bisa menekan jumlah sengketa pertanahan di Indonesia,” tegasnya.
Wamen ATR/BPN itu juga menegaskan pentingnya dukungan publik dalam menyukseskan reformasi birokrasi dan peningkatan layanan pertanahan di seluruh wilayah Indonesia.
“Kami berharap masyarakat terus memberikan dukungan dan masukan yang membangun agar kami dapat terus memperbaiki kinerja. Kementerian ATR/BPN akan selalu berkomitmen memberikan layanan yang cepat, transparan, dan bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Ossy Dermawan.
Dengan penghargaan ini, Kementerian ATR/BPN semakin meneguhkan perannya sebagai garda terdepan dalam pemerataan ekonomi desa, peningkatan kualitas tata ruang nasional, dan pembangunan pertanahan berkeadilan demi kesejahteraan masyarakat Indonesia. (*)













