ROTASI
No Result
View All Result
  • Login
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Internasional
Trending
ROTASI TV
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Internasional
No Result
View All Result
ROTASI
No Result
View All Result
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Internasional
Home Internasional

Misteri Ledakan Air India 171: Investigasi Boeing 787-8 Dreamliner Segera Dimulai

Rotasi by Rotasi
June 14, 2025
Reading Time: 3 mins read
0
Misteri Ledakan Air India 171: Investigasi Boeing 787-8 Dreamliner Segera Dimulai

Rotasi.co.id – Tragedi kecelakaan pesawat Air India Flight 171 jenis Boeing 787-8 Dreamliner yang meledak tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, Ahmedabad, menuju London Gatwick, pada Kamis (12/6), menyisakan misteri besar.

Sebanyak265 penumpang dan awak pesawat dilaporkan tewas, kecuali satu orang penumpang yang duduk di kursi nomor 11A.

Insiden ini menjadi kecelakaan fatal pertama dari Boeing 787-8 Dreamliner sejak debutnya dalam penerbangan komersial pada 2011.

Investigasi mendalam tengah dilakukan oleh otoritas penerbangan India, dibantu oleh pakar keselamatan penerbangan dari Inggris dan Amerika Serikat, untuk mengungkap penyebab ledakan tragis ini.

Menurut otoritas India, pesawat lepas landas pada pukul 13.39 waktu setempat dengan kapasitas bahan bakar penuh, sekitar 100 ton.

Tak lama setelah mengudara, sinyal mayday dikirimkan dari kokpit oleh Kapten Sumeet Sabharwal dan co-pilot Clive Kundar, dua pilot senior dengan total lebih dari 9.000 jam terbang. Namun, tidak ada respons lebih lanjut dari pesawat setelah panggilan darurat tersebut.

Kesulitan Mencapai Ketinggian: Ledakan di Udara

Satu-satunya penumpang selamat mengatakan kepada media lokal bahwa ia mendengar ledakan keras di dalam kabin sebelum pesawat tampak kesulitan mencapai ketinggian. Rekaman video amatir menunjukkan pesawat terbang rendah di atas pemukiman, hanya 190 meter dari permukaan tanah, sebelum menabrak perumahan warga dan meledak.

“Tak ada waktu bagi pilot untuk bereaksi jika kedua mesin gagal,” ujar seorang pilot kepada BBC, Jumat (13/6/2025).

RELATED POSTS

Konflik Global Memanas, Pakar Hubungan Internasional Minta Indonesia Jaga Marwah Politik Bebas Aktif

“Indonesia for Palestine Movement” Resmi Diluncurkan Sebagai Wadah Dukungan untuk Palestina

Rupiah Ditutup Melemah, Investor Cermati Kebijakan AS

Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada beberapa kompleks perumahan, rumah sakit, dan gedung perkantoran di wilayah padat penduduk Ahmedabad.

Dugaan Kerusakan Mesin Ganda dan Masalah Teknis

Pakar penerbangan mengemukakan sejumlah kemungkinan. Salah satu dugaan awal adalah kerusakan dua mesin sekaligus, suatu hal yang sangat jarang terjadi dalam dunia aviasi modern.

Kondisi ini biasanya diikuti oleh aktivasi Ram Air Turbine (RAT), turbin darurat yang menyediakan daya saat kedua mesin mati.

Mesin pesawat modern sangat mengandalkan sistem pengukuran bahan bakar yang akurat. Jika sistem ini terganggu karena kontaminasi bahan bakar atau penyumbatan, maka mesin bisa mati total.

“Jika sistem pengukur bahan bakar terganggu, mesin bisa kekurangan tenaga secara drastis,” kata seorang pilot senior.

Namun, Marco Chan, mantan pilot komersial yang kini menjadi analis keselamatan penerbangan, mengatakan bahwa belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh kegagalan mesin.

Potensi Tabrakan dengan Burung

Kemungkinan lainnya adalah tabrakan dengan burung yang bisa menyebabkan mesin kehilangan tenaga. Bandara Ahmedabad dikenal memiliki tingkat serangan burung (bird strike) yang tinggi.

Data Kementerian Penerbangan Sipil India mencatat 462 insiden bird strike di Gujarat dalam lima tahun terakhir, mayoritas terjadi di Ahmedabad.

“Lingkungan bandara ini memang banyak burung. Itu risiko nyata bagi keselamatan penerbangan,” jelas Mohan Ranganathan, pakar aviasi.

Dalam kasus ekstrem, seperti insiden Jeju Air tahun lalu yang menewaskan 179 orang, burung yang tersedot ke dalam mesin bisa menyebabkan kerusakan fatal.

Kesalahan Konfigurasi Sayap: Human Error?

Sebagian pakar juga mengangkat kemungkinan bahwa penutup sayap (flap) pesawat gagal memanjang saat lepas landas. Flap berfungsi membantu pesawat mengangkat badan di kecepatan rendah. Jika tidak berfungsi, maka pesawat akan sulit naik, terutama saat cuaca panas seperti saat kejadian dengan suhu mencapai 40°C.

“Dalam kondisi cuaca panas, kesalahan kecil pada konfigurasi bisa jadi sangat fatal,” ujar seorang pilot kepada BBC.

Namun, menurut prosedur standar Boeing 787-8, sistem akan memunculkan peringatan otomatis jika flap tidak diatur dengan benar.

“Flap dikontrol langsung oleh pilot. Jika terjadi kegagalan, bisa jadi ini murni kesalahan manusia,” tambah Chan.

Investigasi Lanjut oleh Tim Internasional

Boeing dan GE Aerospace menyatakan telah mengirim tim teknis ke India dan menyatakan dukungan penuh terhadap penyelidikan.

Dalam beberapa hari mendatang, analisis black box dan rekaman data penerbangan akan menjadi kunci dalam mengungkap penyebab pasti tragedi ini.

Komunitas penerbangan internasional kini menanti hasil investigasi yang diharapkan bisa memberikan jawaban atas penyebab jatuhnya Air India Flight 171, serta memberikan pelajaran penting demi peningkatan keselamatan penerbangan global. (*)

Tags: kecelakaan pesawat Air India Flight 171Misteri Ledakan Air India 171
ShareTweetPin
Rotasi

Rotasi

ROTASI.CO.ID adalah portal media online yang menyediakan beragam berita secara update, faktual dan aktual.

Related Posts

Konflik Global Memanas, Pakar Hubungan Internasional Minta Indonesia Jaga Marwah Politik Bebas Aktif
Internasional

Konflik Global Memanas, Pakar Hubungan Internasional Minta Indonesia Jaga Marwah Politik Bebas Aktif

March 3, 2026
“Indonesia for Palestine Movement” Resmi Diluncurkan Sebagai Wadah Dukungan untuk Palestina
Internasional

“Indonesia for Palestine Movement” Resmi Diluncurkan Sebagai Wadah Dukungan untuk Palestina

January 28, 2026
Rupiah Ditutup Melemah, Investor Cermati Kebijakan AS
Internasional

Rupiah Ditutup Melemah, Investor Cermati Kebijakan AS

January 19, 2026
Indonesia Siap Kirim 20.000 Pasukan Perdamaian, Prabowo Tegas di PBB
Internasional

Indonesia Siap Kirim 20.000 Pasukan Perdamaian, Prabowo Tegas di PBB

September 26, 2025
Prabowo Subianto Desak Pengakuan Palestina, Serukan Perdamaian Dunia di Sidang PBB
Internasional

Prabowo Subianto Desak Pengakuan Palestina, Serukan Perdamaian Dunia di Sidang PBB

September 23, 2025
Operasi Eastern Sentry, NATO Perkuat Pertahanan Udara Hadapi Drone Rusia
Internasional

Operasi Eastern Sentry, NATO Perkuat Pertahanan Udara Hadapi Drone Rusia

September 18, 2025
Next Post
Kota Bekasi Dorong Fasilitas Publik Ramah Lansia dan Kelompok Rentan Lainnya

Kota Bekasi Dorong Fasilitas Publik Ramah Lansia dan Kelompok Rentan Lainnya

Komitmen Tanti Herawati Perjuangkan Hak Pendidikan dan Kesehatan Warga Bekasi

Komitmen Tanti Herawati Perjuangkan Hak Pendidikan dan Kesehatan Warga Bekasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending Artikel

  • SPMB Kota Bekasi 2026: Tes Berbasis Komputer Jadi Syarat Baru Jalur Prestasi

    SPMB Kota Bekasi 2026: Tes Berbasis Komputer Jadi Syarat Baru Jalur Prestasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Aktivis 98: Evaluasi Kondisi Bangsa dan Upaya Menyatukan Persepsi Gerakan Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ATR/BPN Buka Akses Peta Pertanahan Publik Melalui Geoportal Bhumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Layanan Bus Trans Beken Resmi Meluncur, Gratis Satu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdik Kota Bekasi Buka Layanan Aduan SPMB via WhatsApp Center

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Artikel Terbaru

DKPPP Kota Bekasi Catat Penurunan Jumlah Hewan Kurban Tahun 2026

DKPPP Kota Bekasi Catat Penurunan Jumlah Hewan Kurban Tahun 2026

June 4, 2026
KPK Dalami Peran Silmy Karim dalam Kasus Imigrasi Jakarta Barat

KPK Dalami Peran Silmy Karim dalam Kasus Imigrasi Jakarta Barat

June 4, 2026
Korupsi MBG, Prabowo Singgung Integritas dan Kepemimpinan BGN

Korupsi MBG, Prabowo Singgung Integritas dan Kepemimpinan BGN

June 4, 2026
Korupsi MBG Terbongkar, Tiga Eks Pejabat BGN Ditahan

Korupsi MBG Terbongkar, Tiga Eks Pejabat BGN Ditahan

June 4, 2026
Tak Perlu Antre Panjang, Layanan Pertanahan Kini Lebih Praktis

Tak Perlu Antre Panjang, Layanan Pertanahan Kini Lebih Praktis

June 3, 2026

Rotasi.co.id merupakan media online yang menyajikan artikel secara faktual dan aktual sebagai roda berita dan informasi.

Pilihan Editor

DKPPP Kota Bekasi Catat Penurunan Jumlah Hewan Kurban Tahun 2026

KPK Dalami Peran Silmy Karim dalam Kasus Imigrasi Jakarta Barat

Katagori

  • Bisnis
  • Budaya
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kronika
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Mozaik
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ramadhan
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Wisata

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kategori
    • News
    • Opini
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Politik
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Mozaik
    • Gaya Hidup
    • Wisata
    • Teknologi
    • Internasional
    • Cek Fakta
    • Puisi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.