Rotasi.co.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan transformasi pelayanan publik demi menjawab ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi terhadap kecepatan, efisiensi, dan transparansi.
Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menegaskan bahwa kunci dari transformasi ini terletak pada sistem pelayanan yang kokoh dan adaptif, di mana peran Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI-Agraria) menjadi sangat strategis.
“Sistem pelayanan kita sangat bergantung pada input sumber daya manusia, dan saya melihat bahwa mayoritas input tersebut berasal dari keluarga besar KAPTI-Agraria. Ini menunjukkan bahwa peran KAPTI-Agraria sangat vital dalam mendukung kapabilitas lembaga kita,” ujar Menteri Nusron dalam keterangan tertulis yang diterima pada Senin (23/6/2025).
Ia mengingatkan bahwa di era digitalisasi yang terus berkembang pesat, seluruh instansi pemerintahan termasuk Kementerian ATR/BPN dituntut untuk terus berinovasi dan beradaptasi agar tidak tertinggal zaman.
“Kalau kita tidak antisipasi, saya yakin kita yang ada di pemerintah ini akan dibunuh oleh zaman. Kita bisa hilang karena tidak mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan membawa manfaat,” tegas Nusron.
Menteri Nusron juga mendorong jajaran Pengurus Pusat KAPTI-Agraria yang baru untuk aktif menyampaikan gagasan, kritik, dan inovasi.
Menurutnya, hal tersebut sangat diperlukan untuk memastikan proses reformasi birokrasi dan pelayanan publik berjalan secara maksimal.
“Saya membutuhkan kontribusi nyata dari PP KAPTI-Agraria. Jangan segan memberi kritik dan masukan. Itu semua sangat penting agar Kementerian ATR/BPN terus berinovasi dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia,” tandasnya.
Selain untuk internal organisasi, Nusron juga berharap KAPTI-Agraria mampu memberikan kontribusi positif bagi pengembangan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) dan masyarakat luas.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KAPTI-Agraria, Sri Pranoto, melaporkan bahwa hingga kini telah tercatat 13.705 alumni tersebar di seluruh Indonesia, dengan 6.211 di antaranya aktif bekerja di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
“Dengan semangat The Next Level, kami menyusun berbagai program strategis untuk menjadikan KAPTI-Agraria sebagai agen perubahan di mana pun kami ditempatkan. KAPTI-Agraria adalah rumah kebersamaan, rumah pengabdian, dan wadah kaderisasi profesional agraria yang adaptif dan inovatif,” ujar Sri Pranoto.
Pengukuhan Pengurus Pusat KAPTI-Agraria periode 2025–2028 dilakukan secara resmi oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, ditandai dengan pengibaran panji oleh Pataka KAPTI-Agraria sebagai simbol amanah dan tanggung jawab organisasi.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, serta Ketua Dewan Pembina KAPTI-Agraria, Andi Tenrisau, beserta jajaran pengurus lainnya.
Langkah strategis ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas sumber daya manusia agraria, mempercepat transformasi digital ATR/BPN, serta meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan secara nasional. (*)














