Rotasi co.id – Program makan gratis dari pemerintah pusat untuk siswa SMK di Kota Bekasi belum merata dan implementasinya masih belum jelas.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Bekasi, Boan yang menyebut, siswa SMK sudah banyak bertanya soal penerimaan MBG.
Menurutnya, sosialisasi program baru diterima melalui media sosial dan PDF dari provinsi melalui grup WhatsApp.
“Tentang kebijakan pemerintah melalui dinas pusat, turunannya provinsi dan daerah di Kota Bekasi, berkenaan dengan makanan bergizi secara gratis, kita baru dapat sosialisasinya melalui media sosial dan cara PDF. Kita terima melalui provinsi melalui grup. Undangan resmi dan sosialisasi secara langsung belum,” kata Boan dalam keterangannya pada Jumat (16/1/2025).
Boan menjelaskan, hingga saat ini belum ada kejelasan kapan program tersebut akan dimulai di tingkat SMK untuk tahun 2025.
“Meskipun juknis sudah diterima, mekanisme di lapangan masih belum terpetakan dengan baik,” ungkapnya.
“Sampai saat ini kita belum jelas apakah garapannya kapan dimulai atau bulan apa untuk tahun 2025 ini. Kita belum sampai ke sana,” tambahnya.
Meskipun demikian, MKKS Kota Bekasi mendukung penuh program pemerintah ini.
“Kalau dikatakan perlu atau tidak, mungkin ya, karena ini program pemerintah, kita akan dukung dan kalau memang turun ya kita akan sampaikan ke anak-anak,” ujarnya.
Selain itu, Boan juga mengungkapkan ketidakjelasan informasi ini telah menimbulkan banyak pertanyaan dari siswa.
“Ada juga kadang-kadang bertanya ke kepala sekolah kapan dimulai, nah ini pun di lapangan kita jawab, kita sampaikan sampai saat ini belum ada kapan dimulainya untuk penerimaan makanan bergizi gratis ini di tingkat SMK,” tuturnya.
MKKS berharap program ini dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi siswa SMK di Kota Bekasi.
“Mereka juga berharap isi program dapat ditingkatkan agar lebih optimal,” pungkasnya. (*)












