Rotasi.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) terus memperkuat integrasi moda transportasi guna mendukung kelancaran perjalanan ibadah umrah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui layanan angkutan rombongan KA Sribilah Utama relasi Rantauprapat–Araskabu yang dimanfaatkan 121 jemaah umrah asal Kabupaten Labuhanbatu sebagai sarana transportasi menuju Bandara Internasional Kualanamu sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo mengatakan pemanfaatan transportasi berbasis rel tersebut menjadi solusi strategis bagi biro perjalanan umrah karena mampu memberikan kepastian jadwal keberangkatan, menghindari risiko kemacetan di jalur darat, serta meningkatkan efisiensi perjalanan rombongan.
Dengan layanan tersebut, para jemaah dapat tiba di Stasiun Araskabu sesuai jadwal sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bandara Internasional Kualanamu.
“Keberangkatan rombongan umrah mensyaratkan ketepatan waktu yang ketat agar seluruh tahapan menuju bandara berjalan lancar. KAI hadir memberi solusi mobilitas yang andal, efisien, dan minim risiko, sehingga para calon jemaah dapat fokus mempersiapkan fisik serta mental untuk ibadah di Tanah Suci tanpa terkendala kelelahan di perjalanan,” kata Anwar Yuli Prastyo, dikutip Senin (22/6/2026).
Ia menilai, KAI Divre I Sumatera Utara kini telah menjadi bagian penting dalam ekosistem perjalanan ibadah masyarakat. Selain menawarkan perjalanan yang aman dan nyaman, moda transportasi rel juga memberikan kepastian waktu yang sangat dibutuhkan dalam perjalanan menuju bandara, terutama bagi rombongan dengan jumlah peserta yang besar.
“Kereta api telah menjadi bagian integral dari rantai ekosistem perjalanan ibadah yang aman dan nyaman bagi masyarakat daerah,” ujarnya.
Untuk memperluas layanan kepada masyarakat, KAI Divre I Sumatera Utara terus mempermudah mekanisme pemesanan angkutan rombongan. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, mulai dari biro perjalanan umrah, instansi pemerintah, sekolah, hingga komunitas yang membutuhkan layanan transportasi secara kolektif.
“Kami terus mempermudah akses pengajuan angkutan rombongan untuk memenuhi kebutuhan perjalanan kelompok besar, baik perjalanan ibadah, pendidikan, maupun kegiatan lainnya,” jelas Anwar.
Layanan angkutan rombongan tersebut dapat dipesan dengan jumlah minimal 10 penumpang untuk kelas Eksekutif dan 20 penumpang untuk kelas Bisnis. Selain itu, rombongan dengan jumlah peserta tertentu juga berkesempatan memperoleh potongan harga hingga 10 persen, sehingga memberikan nilai tambah dari sisi efisiensi biaya perjalanan.
Pengajuan rombongan umum, seperti biro perjalanan umrah, instansi, maupun komunitas, dilayani melalui kereta komersial, antara lain KA Sribilah Utama dan KA Sribilah Fakultatif. Sementara itu, layanan kereta bersubsidi (PSO), seperti KA Putri Deli, KA Siantar Ekspres, dan KA Datuk Blambangan, diprioritaskan bagi rombongan pelajar untuk mendukung kegiatan pendidikan dan wisata edukasi.
Masyarakat maupun penyelenggara perjalanan yang ingin memanfaatkan layanan angkutan rombongan dapat mengajukan permohonan melalui unit layanan rombongan KAI Divre I Sumatera Utara atau mendatangi loket stasiun terdekat. Kemudahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang efisien dan tepat waktu.
Antusiasme masyarakat terhadap layanan angkutan rombongan KAI terus menunjukkan tren positif. Sepanjang Semester I Tahun 2026, KAI Divre I Sumatera Utara telah melayani 388 perjalanan rombongan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan ibadah, wisata, kegiatan instansi, hingga perjalanan edukasi sekolah.
“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai mitra transportasi ibadah. KAI Divre I Sumut berkomitmen menjadi moda penghubung terdepan yang mempermudah mobilitas masyarakat Sumatera Utara melalui layanan yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu,” tutup Anwar Yuli Prastyo. (*)













