ROTASI
No Result
View All Result
  • Login
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Parenting
  • Internasional
Trending
ROTASI TV
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Parenting
  • Internasional
No Result
View All Result
ROTASI
No Result
View All Result
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Parenting
  • Internasional
Home News

Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat

Rotasi by Rotasi
September 1, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat

Rotasi.co.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat peningkatan titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan pada Senin (31/8/2026).

Kenaikan paling signifikan terjadi di Kalimantan Barat, sementara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan menunjukkan perkembangan yang berbeda berdasarkan hasil pemantauan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP. Panjaitan mengatakan peningkatan titik panas di Kalimantan Barat perlu menjadi perhatian karena terjadi bersamaan dengan kondisi jarak pandang yang relatif rendah. Sementara itu, jumlah titik panas di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan cenderung mengalami penurunan.

“Kita lihat bahwa di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah maupun Kalimantan Selatan, jumlah titik panas itu relatif bertambah. Di Kalimantan Barat signifikan bertambahnya. Di Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Tengah relatif menurun,” kata Berton di Jakarta, Senin.

Berdasarkan pemantauan BNPB, kondisi karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan juga memengaruhi jarak pandang masyarakat. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan karena berkaitan dengan konsentrasi asap akibat kebakaran.

“Kita lihat berdasarkan pemantauan titik api di tiga provinsi tersebut, ada kenaikan jumlah titik api dengan jarak pandang berkisar satu hingga dua kilometer,” ujarnya.

Secara lebih rinci, BNPB mencatat Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan jumlah titik panas tertinggi di antara tiga provinsi Kalimantan yang dipantau. Pada Senin, terdapat 7.377 titik panas atau meningkat 3.553 titik dibandingkan pemantauan sebelumnya.

“Kalimantan Barat terdapat 7.377 titik panas, naik 3.553, dengan fire spot sebanyak 104 atau naik 88 titik, sedangkan jarak pandang kurang dari satu kilometer,” jelas Berton.

Kalimantan Tengah tercatat memiliki 5.244 titik panas atau turun 147 titik. Namun, jumlah titik api atau fire spot di wilayah tersebut justru meningkat menjadi 72 titik, atau bertambah 16 titik, dengan jarak pandang kurang dari satu kilometer.

RELATED POSTS

Kuntadi Mulai Pimpin Jampidsus, Boyamin Soroti Orientasi Pengembalian Kerugian Negara

Anggaran Rp100 Juta Direalisasikan, RW 004 Perwira Fokus Lingkungan hingga Keamanan

Kepala Kantah Kota Bekasi Hadiri Pawai Budaya Pesona Nusantara Bekasi Keren 2026

“Di Kalimantan Tengah ada 5.244 titik panas, turun 147, tetapi fire spot sebanyak 72 atau naik 16, dengan jarak pandang kurang dari satu kilometer,” paparnya.

Sementara itu, Kalimantan Selatan mencatat 504 titik panas atau turun 405 titik. Jumlah fire spot di provinsi tersebut mencapai 55 titik atau meningkat tiga titik, dengan jarak pandang kurang dari dua kilometer.

“Untuk Kalimantan Selatan, titik panas mencapai 504 atau turun 405, fire spot sebesar 55 atau naik tiga, dengan jarak pandang kurang dari dua kilometer,” tuturnya.

Di wilayah Sumatera, BNPB mencatat kondisi titik panas secara umum cenderung menurun di Riau dan Jambi. Namun, Sumatera Selatan justru mengalami peningkatan titik panas yang cukup signifikan.

“Sedangkan di Riau maupun di Jambi titik panas berkurang secara signifikan. Jarak pandang pun bervariasi antara empat sampai lima kilometer di Riau maupun Sumatera Selatan, sedangkan Jambi sekitar tujuh kilometer,” katanya.

Sumatera Selatan tercatat memiliki 1.013 titik panas atau meningkat 209 titik. Meskipun demikian, jumlah fire spot turun tujuh titik menjadi 11 titik dengan jarak pandang kurang dari lima kilometer.

“Di Sumatera Selatan, titik panas mencapai 1.013 atau naik 209, sedangkan fire spot sebanyak 11 atau turun tujuh, dengan jarak pandang kurang dari lima kilometer,” ujar Berton.

Adapun Riau memiliki 62 titik panas atau turun 202 titik, dengan 12 fire spot atau turun dua titik. Jarak pandang di wilayah tersebut berada pada kisaran empat hingga lima kilometer.

“Untuk Riau, titik panas mencapai 62 atau turun 202, fire spot mencapai 12 atau turun dua, dengan jarak pandang sekitar empat sampai lima kilometer,” katanya.

Sementara itu, Jambi mencatat 49 titik panas atau turun 86 titik. Jumlah fire spot tercatat sebanyak empat titik, sedangkan jarak pandang berada pada kisaran enam hingga tujuh kilometer.

“Di Jambi, titik panas mencapai 49 atau turun 86, fire spot sebanyak empat, dan jarak pandang sekitar enam sampai tujuh kilometer,” ujar Berton.

BNPB Pantau Kualitas Udara dan Sebaran Polutan

Selain memantau titik panas dan fire spot, BNPB juga memperhatikan kondisi kualitas udara yang berpotensi terdampak oleh peningkatan aktivitas karhutla. Pemantauan kualitas udara dapat dilakukan masyarakat melalui Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang disediakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Berton mengimbau masyarakat memanfaatkan informasi ISPU untuk mengetahui kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing. Informasi tersebut dapat menjadi dasar bagi masyarakat dalam menentukan langkah pencegahan apabila kualitas udara berada pada kategori tidak sehat atau berbahaya.

“Masyarakat dapat mengakses, sehingga nanti tindakan-tindakan untuk mencegah bila kualitas udara tersebut sudah berbahaya ataupun tidak sehat dapat dilakukan dengan baik,” katanya.

BNPB juga menggunakan prediksi sebaran polutan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan asap di berbagai wilayah. Berdasarkan pemantauan tersebut, sejumlah kawasan di Kalimantan diperkirakan masih menghadapi konsentrasi polutan yang relatif tinggi pada Senin (31/8) hingga Selasa (1/9).

“Kita lihat di Kalimantan Barat, Tengah, maupun Selatan, relatif sangat pekat. Ini menandakan bahwa jumlah asap sangat tebal di daerah-daerah tersebut,” ujar Berton.

Sebaran polutan juga terpantau di sejumlah wilayah Sumatera, terutama Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Sementara itu, intensitas sebaran polutan di Papua dan Jawa diperkirakan cenderung menurun berdasarkan pemantauan dan prediksi yang tersedia.

Berton menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap perubahan kualitas udara selama kondisi karhutla masih berlangsung. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara dan melakukan langkah pencegahan sesuai kondisi lingkungan.

“Masyarakat perlu memperhatikan perkembangan kualitas udara dan melakukan langkah pencegahan apabila kondisi udara berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya,” tuturnya.

Peningkatan titik panas dan kondisi asap tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla masih membutuhkan pemantauan lintas wilayah secara berkelanjutan. Data titik panas, fire spot, jarak pandang, kualitas udara, serta prediksi sebaran polutan menjadi indikator penting untuk mendukung pengambilan keputusan dalam penanganan karhutla. (*)

Tags: BNPBfire spotISPUkabut asap Kalimantankarhutla Kalimantan Baratkarhutla Kalimantan Selatankarhutla Kalimantan Tengahkualitas udarasebaran polutantitik panas karhutla Kalimantantitik panas kebakaran hutan
ShareTweetPin
Rotasi

Rotasi

ROTASI.CO.ID adalah portal media online yang menyediakan beragam berita secara update, faktual dan aktual.

Related Posts

Kuntadi Mulai Pimpin Jampidsus, Boyamin Soroti Orientasi Pengembalian Kerugian Negara
News

Kuntadi Mulai Pimpin Jampidsus, Boyamin Soroti Orientasi Pengembalian Kerugian Negara

September 1, 2026
Anggaran Rp100 Juta Direalisasikan, RW 004 Perwira Fokus Lingkungan hingga Keamanan
News

Anggaran Rp100 Juta Direalisasikan, RW 004 Perwira Fokus Lingkungan hingga Keamanan

August 31, 2026
Kepala Kantah Kota Bekasi Hadiri Pawai Budaya Pesona Nusantara Bekasi Keren 2026
News

Kepala Kantah Kota Bekasi Hadiri Pawai Budaya Pesona Nusantara Bekasi Keren 2026

August 30, 2026
Mentan Kirim 200 Pompa Air ke Empat Provinsi Kalimantan untuk Tangani Karhutla
News

Mentan Kirim 200 Pompa Air ke Empat Provinsi Kalimantan untuk Tangani Karhutla

August 28, 2026
Muktamar Ke-35 NU Teguhkan Semangat Ta’awun dan Peran Strategis bagi Bangsa
News

Muktamar Ke-35 NU Teguhkan Semangat Ta’awun dan Peran Strategis bagi Bangsa

August 28, 2026
Demo 27 Agustus di Jakarta Memanas, Pos Polisi dan Sejumlah Motor Terbakar
News

Demo 27 Agustus di Jakarta Memanas, Pos Polisi dan Sejumlah Motor Terbakar

August 28, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending Artikel

  • Tabur Bunga Sasak Kapuk, Alex Jiblo: Kita Bersatu Demi KH. Noer Alie

    Tabur Bunga Sasak Kapuk, Alex Jiblo: Kita Bersatu Demi KH. Noer Alie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dokumen SHGB Citypark Belum Diserahkan, Pengembang Terancam Dicabut Izinnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menteri Nusron Wahid Siapkan 37.709 Hektare Lahan Potensial Guna Dukung Program 3 Juta Rumah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HGB Ruko ke SHM, Ini Syarat Prosedur Perubahannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ATR/BPN Buka Akses Peta Pertanahan Publik Melalui Geoportal Bhumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Artikel Terbaru

Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat

Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat

September 1, 2026
Kuntadi Mulai Pimpin Jampidsus, Boyamin Soroti Orientasi Pengembalian Kerugian Negara

Kuntadi Mulai Pimpin Jampidsus, Boyamin Soroti Orientasi Pengembalian Kerugian Negara

September 1, 2026
Anggaran Rp100 Juta Direalisasikan, RW 004 Perwira Fokus Lingkungan hingga Keamanan

Anggaran Rp100 Juta Direalisasikan, RW 004 Perwira Fokus Lingkungan hingga Keamanan

August 31, 2026
Kepala Kantah Kota Bekasi Hadiri Pawai Budaya Pesona Nusantara Bekasi Keren 2026

Kepala Kantah Kota Bekasi Hadiri Pawai Budaya Pesona Nusantara Bekasi Keren 2026

August 30, 2026
Mentan Kirim 200 Pompa Air ke Empat Provinsi Kalimantan untuk Tangani Karhutla

Mentan Kirim 200 Pompa Air ke Empat Provinsi Kalimantan untuk Tangani Karhutla

August 28, 2026

Rotasi.co.id merupakan media online yang menyajikan artikel secara faktual dan aktual sebagai roda berita dan informasi.

Pilihan Editor

Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat

Kuntadi Mulai Pimpin Jampidsus, Boyamin Soroti Orientasi Pengembalian Kerugian Negara

Katagori

  • Bisnis
  • Budaya
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kronika
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Mozaik
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ramadhan
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Wisata

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kategori
    • News
    • Opini
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Politik
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Mozaik
    • Gaya Hidup
    • Wisata
    • Teknologi
    • Internasional
    • Cek Fakta
    • Puisi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.