Rotasi.co.id – Dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di wilayah Kota Bekasi. Seorang remaja berinisial MTFM (14) kehilangan sepeda motor setelah diduga menjadi korban pembegalan di Jalan Tangkuban Perahu Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di kawasan yang relatif ramai dan pada waktu aktivitas warga masih berlangsung.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban saat itu sedang dalam perjalanan pulang usai mengikuti latihan bela diri di Camp Dragon yang berada di kawasan Kantor KONI Kota Bekasi, tidak jauh dari lokasi kejadian.
Dalam perjalanan, korban diduga dihentikan oleh dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor sebelum akhirnya sepeda motor milik korban dibawa kabur.
Ayah korban, Mansur (45), mengatakan kedua pelaku diduga memepet kendaraan anaknya dan mengancam menggunakan senjata tajam sehingga korban memilih menyerahkan kunci sepeda motor demi menghindari risiko yang lebih besar.
“Karena anak saya takut diancam senjata tajam, maka memberikan kunci sepeda motor dan pelaku langsung kabur,” kata Mansur kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).
Usai kejadian, korban bersama orang tuanya langsung mendatangi Polres Metro Bekasi Kota untuk melaporkan dugaan tindak pidana tersebut. Laporan itu diharapkan dapat menjadi dasar penyelidikan serta pengungkapan identitas maupun keberadaan para pelaku.
Peristiwa ini kembali menjadi sorotan publik karena terjadi hanya beberapa hari setelah Polres Metro Bekasi Kota merilis hasil pengungkapan sejumlah kasus kriminal yang berhasil ditangani di wilayah hukumnya.
Munculnya kembali dugaan aksi kejahatan jalanan tersebut menambah kekhawatiran masyarakat terhadap aspek keamanan, khususnya pada jam-jam aktivitas sore hingga malam hari.
Hingga berita ini ditulis, penanganan perkara tersebut masih berada di bawah penyelidikan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi Kota.
Kepolisian belum menyampaikan keterangan resmi mengenai kronologi hasil penyelidikan maupun identitas terduga pelaku.
Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut sekaligus meningkatkan patroli dan langkah pencegahan di sejumlah titik yang dinilai rawan kejahatan jalanan.
Upaya tersebut dinilai penting untuk memberikan rasa aman bagi warga, khususnya pelajar dan pengguna jalan yang beraktivitas pada sore hingga malam hari. (*)














