Rotasi.co.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Kepolisian, melakukan pemantauan ketat pergerakan massa aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada Kamis, 1 Mei 2025.
Senior General Manager JMT, Widiyatmiko Nursejati, hingga pukul 09.00 WIB, terpantau peningkatan signifikan volume kendaraan menuju pusat aksi di Monas.
“Sebanyak 193 bus melintas di Ruas Tol Cipularang, 199 bus di Ruas Tol Jakarta-Tangerang, dan 72 bus di Ruas Tol Jagorawi menuju kawasan Monas. Beberapa di antaranya mendapat pengawalan polisi untuk memastikan ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” kata Widiyatmiko dalam keterangannya yang diterima pada Kamis (1/5/2025).
Ia menjelaskan, lebih dari 1.500 kendaraan, termasuk bus dan kendaraan pribadi, tercatat melewati gerbang tol utama menuju Monas, seperti GT Halim, GT Cililitan, GT Cawang, dan GT Tomang.
Antisipasi kemacetan dan potensi gangguan keamanan menjadi prioritas utama. Jasa Marga, JMTO, dan Kepolisian telah berkolaborasi dalam menyiapkan langkah-langkah strategis.
“Kami telah menempatkan petugas di titik-titik rawan kepadatan dan menyiapkan armada layanan, meliputi Mobile Customer Service, rescue, ambulans, derek, dan kendaraan crane untuk percepatan evakuasi jika diperlukan,” ungkapnya.
Demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, Ia mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan rawan macet seperti Senayan dan Gedung MPR/DPR. Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dapat diakses melalui media sosial resmi JMT (@official.jmmetropolitan) dan aplikasi Travoy.
“Kami berharap pengguna jalan dapat merencanakan perjalanan dengan matang dan memanfaatkan informasi real-time untuk menghindari kemacetan,” pungkasnya.
Kerja sama dan antisipasi proaktif ini diharapkan dapat meminimalisir dampak aksi May Day terhadap kelancaran lalu lintas di wilayah Jabodetabek. (gam)














