Rotasi.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bekasi menyalurkan 64 ijazah sekolah kepada warga kurang mampu di Kota Bekasi.
Ketua BAZNAS Kota Bekasi, Nurul Akmal, mengatakan penyaluran ijazah ini merupakan bagian dari program Tebus Ijazah tahun 2024 yang baru terealisasi di awal tahun 2025.
Ia menyebut, program ini menargetkan warga yang terkendala biaya pengambilan ijazah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), bahkan pesantren di luar Kota Bekasi.
“Program ini membantu masyarakat yang terkendala biaya untuk mengambil ijazah,” kata Akmal kepada Rotasi pada Kamis (16/1/2025).
Ia menjelaskan, adapun biaya tebus ijazah sendiri bervariatif, mulai dari Rp500.000 hingga lebih dari Rp10.000.000.
“Penerima bantuan adalah warga Kota Bekasi yang termasuk kategori dhuafa, dibuktikan dengan survei rumah dan sekolah, serta melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM),” terangnya.
Sementara itu, Wakil bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Bekasi, Ayi Nurdin mengungkapkan proses verifikasi penerima bantuan dilakukan secara ketat untuk memastikan tepat sasaran.
“Proses verifikasi dilakukan secara ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” ujar Ayi.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan penyaluran 64 ijazah ini membuktikan komitmen BAZNAS Kota Bekasi dalam meningkatkan akses pendidikan bagi warga kurang mampu dan menunjukkan keberhasilan pengelolaan zakat untuk pemberdayaan masyarakat.
Ia menuturkan, BAZNAS Kota Bekasi menargetkan peningkatan kuota penebusan ijazah menjadi 112 kuota pada tahun 2025.
“Harapannya, program ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Kota Bekasi, meningkatkan akses pendidikan dan kesejahteraan mereka,” pungkasnya. (*)













