Rotasi.co.id – Komisi II DPRD Kota Bekasi mengawal usulan anggaran infrastruktur senilai Rp5 triliun untuk tahun anggaran 2027 guna memastikan percepatan penanganan banjir dan peningkatan konektivitas wilayah berjalan optimal.
Langkah pengawasan ini bertujuan agar Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) menyusun rencana kerja yang selaras dengan kemampuan fiskal daerah tanpa mengesampingkan kualitas pembangunan fisik yang menjadi kebutuhan mendesak publik.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, menegaskan bahwa angka proyeksi yang mencapai Rp5 triliun tersebut harus dikelola dengan prinsip efektivitas dan transparansi.
Menurutnya, besarnya ambisi pembangunan infrastruktur dalam dua tahun ke depan wajib dibarengi dengan skema prioritas yang matang untuk meminimalkan potensi pemborosan anggaran.
“Agar program yang dirancang benar-benar menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah, tanpa mengurangi kualitas perencanaan. Perencanaan yang matang akan meminimalkan potensi pemborosan serta memastikan proyek infrastruktur dapat selesai tepat waktu dan tepat sasaran,” ujar Latu Har Hary dalam keterangannya, Selasa (03/03/2026).
Latu menambahkan, indikator keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari tercapainya target fisik, melainkan dari kemanfaatan yang dirasakan langsung oleh warga. Perbaikan jalan, optimalisasi fungsi drainase, dan sistem kendali banjir yang mumpuni merupakan tuntutan utama masyarakat Kota Bekasi yang harus dijawab melalui APBN 2027.
“Pembangunan tidak semata tentang angka dan target fisik, melainkan tentang manfaat langsung yang dirasakan masyarakat. Jalan yang lebih baik, drainase yang berfungsi optimal, serta sistem pengendalian banjir yang efektif merupakan indikator nyata keberhasilan program,” tuturnya.
Sementara itu, berdasarkan paparan DBMSDA, fokus utama pembangunan tahun 2027 meliputi peningkatan kualitas jalan, jembatan, serta rehabilitasi drainase secara masif. Program ini merupakan bagian dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk mewujudkan visi kota maju dan modern.
DPRD berharap, dengan anggaran yang signifikan ini, Kota Bekasi mampu memperkuat fondasi ekonomi melalui mobilitas warga yang lancar serta lingkungan yang bebas dari ancaman genangan saat musim hujan. (ADV)














