ROTASI
No Result
View All Result
  • Login
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Parenting
  • Internasional
Trending
ROTASI TV
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Parenting
  • Internasional
No Result
View All Result
ROTASI
No Result
View All Result
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Parenting
  • Internasional
Home News

Kuntadi Mulai Pimpin Jampidsus, Boyamin Soroti Orientasi Pengembalian Kerugian Negara

Rotasi by Rotasi
September 1, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Kuntadi Mulai Pimpin Jampidsus, Boyamin Soroti Orientasi Pengembalian Kerugian Negara

Rotasi.co.id – Kepemimpinan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Kuntadi, dinilai mulai menunjukkan pendekatan kerja yang lebih tenang, sistematis, dan berorientasi pada hasil.

Penilaian tersebut disampaikan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman yang melihat perubahan gaya kepemimpinan itu sebagai peluang untuk memperkuat kembali kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.

“Setahu saya Pak Kuntadi itu kan memang orangnya kalem dan lebih pada posisi pendiam ya, lebih suka kerja-kerja yang sifatnya metodis dan sistematis. Jadi ya memang betul lebih berorientasi pada pengembalian kerugian negara dan yang sifatnya lebih terukur,” kata Boyamin di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Menurut Boyamin, karakter personal Kuntadi yang sederhana juga menjadi salah satu aspek yang membedakannya dari gambaran pejabat dengan posisi strategis. Ia menilai kesederhanaan tersebut tetap terlihat meskipun Kuntadi pernah menduduki sejumlah jabatan penting di lingkungan Kejaksaan Agung.

“Beliau ini sosok yang jarang bicara. Sangat sederhana, rumahnya di gang yang sangat sederhana, jauh dari kesan mewah, walaupun beberapa kali memegang jabatan penting di Kejaksaan Agung,” ujarnya.

Boyamin menilai karakter kerja yang tenang dan tidak banyak melakukan pernyataan publik dapat menjadi modal bagi Kuntadi dalam menjalankan tugas pemberantasan tindak pidana korupsi. Ia berharap penunjukan Kuntadi oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin dapat membawa perbaikan terhadap kinerja institusi.

“Harapan baru ini mudah-mudahan tepat pilihan Pak Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk membawa perbaikan institusi Kejaksaan yang sangat diharapkan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Boyamin, perhatian publik terhadap kepemimpinan Kuntadi juga berkaitan dengan kemampuan Jampidsus menghasilkan penanganan perkara yang terukur. Ia menilai langkah penyitaan uang dalam perkara dugaan korupsi tata kelola nikel PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) menjadi salah satu contoh pendekatan yang berorientasi pada pemulihan kerugian negara.

“Perbedaan signifikannya itu sih. Kalau dalam beberapa menangani perkara termasuk Jampidsus termasuk juga berhasil menyita itu kan langsung gitu kan. Tiba-tiba sudah bisa menyita Rp401,6 miliar. Bahwa sekarang lebih berorientasi, iya betul,” ujar Boyamin.

RELATED POSTS

Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat

Anggaran Rp100 Juta Direalisasikan, RW 004 Perwira Fokus Lingkungan hingga Keamanan

Kepala Kantah Kota Bekasi Hadiri Pawai Budaya Pesona Nusantara Bekasi Keren 2026

Boyamin menyebut pendekatan tersebut mengingatkannya pada paradigma pemberantasan korupsi yang pernah didorong mantan Jaksa Agung Baharuddin Lopa. Menurutnya, penegakan hukum tidak semata-mata diarahkan untuk memidanakan pelaku, tetapi juga harus memperhatikan upaya mengembalikan kerugian negara.

“Zaman Pak Baharuddin Lopa dulu Jampidsus tidak mau sekadar memenjarakan orang. Kejaksaan Agung harus orientasi mengembalikan kerugian negara yang besar. Bukan hanya kecil mengembalikan. Tidak semata-mata mengejar orang,” jelasnya.

Dalam perkara dugaan korupsi tata kelola nikel PT CNI tersebut, Boyamin juga menilai penggunaan pendekatan tindak pidana pencucian uang (TPPU) memiliki keterkaitan dengan upaya pemulihan aset. Menurut dia, pendekatan tersebut dapat menjadi bagian dari respons terhadap perhatian publik mengenai penguatan kebijakan perampasan aset.

“Karena ini juga ada kena-kenaannya TPPU, sementara isu juga Undang-Undang Perampasan Aset. Maka dengan langsung TPPU maka itu termasuk menjawab tentang isu perampasan aset,” katanya.

Selain perkara di sektor pertambangan, Boyamin menyoroti langkah Jampidsus melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang disebut berhasil menguasai kembali 1.111 hektare kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto yang sebelumnya dikuasai PT Singlurus Pratama. Perusahaan tersebut juga disebut menghadapi potensi denda sebesar Rp1,473 miliar.

“Perkara sumber daya alam membutuhkan keberanian dan ketelitian sekaligus. Ada kepentingan ekonomi yang besar di dalamnya. Karena itu, ketika Jampidsus berani masuk dan mengurai persoalan sampai pada dugaan modus, aliran manfaat, serta potensi kerugian negara, itu patut diapresiasi sebagai bentuk kepemimpinan yang tidak defensif,” tuturnya.

Menurut Boyamin, penanganan perkara korupsi juga perlu mengutamakan kualitas alat bukti dan kekuatan konstruksi hukum. Ia menilai orientasi terhadap kualitas perkara penting agar proses penegakan hukum tidak berhenti pada pencapaian kuantitas penanganan perkara.

“Pendekatan substansi itu kan kualitasnya, mutunya. Alat buktinya tidak sekadar saksi dua orang, terus dokumen ada, tapi tidak substansi, tidak berkualitas, ya malah nanti bisa-bisa bebas dan pesannya mengkriminalkan orang,” ujarnya.

Boyamin kemudian menyinggung sejumlah perkara yang sebelumnya menimbulkan perdebatan publik mengenai kekuatan konstruksi hukum. Ia menyebut perkara Tom Lembong dan Nadiem Makarim sebagai contoh kasus yang menurutnya sempat memunculkan tudingan kriminalisasi, meskipun proses hukum tetap harus dihormati.

“Banyak tuduhan kemarin gedung bundar itu mengkriminalkan orang, seperti kasusnya Tom Lembong maupun kasusnya Nadiem Makarim. Meskipun saya juga memaklumi, tapi bahwa itu proses hukum harus kita hormati, tapi dugaan kurang kuat, itu kan kurang berkualitasnya,” kata Boyamin.

Boyamin menilai tantangan utama Kuntadi sebagai Jampidsus tidak hanya berkaitan dengan penanganan perkara, tetapi juga bagaimana memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan. Menurutnya, kecepatan penanganan perkara harus berjalan beriringan dengan ketepatan penerapan hukum dan transparansi.

“Itu sangat menjadi PR besar bagi Jampidsus sekarang. Dan itu otomatis semuanya: kombinasi antara kecepatan, ketepatan hukum, transparansi sehingga membalikan marwah Kejaksaan Agung. Ini momentum membangun kepercayaan publik dengan kinerja yang progresif dan terukur,” pungkasnya.

Dengan demikian, Boyamin melihat gaya kepemimpinan Kuntadi yang cenderung tenang dan minim pernyataan publik sebagai pendekatan yang dapat diarahkan pada hasil terukur. Penilaian tersebut terutama dikaitkan dengan upaya pengembalian kerugian negara, penertiban aset dan kawasan negara, serta penguatan konstruksi hukum dalam penanganan perkara.

“Jadi bukan banyak bicara di podium, tapi langsung bekerja di lapangan, uang negara kembali, lahan negara direbut, dan konstruksi hukum dikejar hingga tuntas,” pungkasnya. (*)

Tags: 6 miliarBoyamin SaimanJampidsus KuntadiKejaksaan AgungKuntadi Jampidsus Kejaksaan Agungpemberantasan korupsipengembalian kerugian negarapenyitaan Rp401PT Ceria Nugraha IndotamaSatgas PKHTaman Hutan Raya Bukit SoehartoTPPU
ShareTweetPin
Rotasi

Rotasi

ROTASI.CO.ID adalah portal media online yang menyediakan beragam berita secara update, faktual dan aktual.

Related Posts

Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat
News

Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat

September 1, 2026
Anggaran Rp100 Juta Direalisasikan, RW 004 Perwira Fokus Lingkungan hingga Keamanan
News

Anggaran Rp100 Juta Direalisasikan, RW 004 Perwira Fokus Lingkungan hingga Keamanan

August 31, 2026
Kepala Kantah Kota Bekasi Hadiri Pawai Budaya Pesona Nusantara Bekasi Keren 2026
News

Kepala Kantah Kota Bekasi Hadiri Pawai Budaya Pesona Nusantara Bekasi Keren 2026

August 30, 2026
Mentan Kirim 200 Pompa Air ke Empat Provinsi Kalimantan untuk Tangani Karhutla
News

Mentan Kirim 200 Pompa Air ke Empat Provinsi Kalimantan untuk Tangani Karhutla

August 28, 2026
Muktamar Ke-35 NU Teguhkan Semangat Ta’awun dan Peran Strategis bagi Bangsa
News

Muktamar Ke-35 NU Teguhkan Semangat Ta’awun dan Peran Strategis bagi Bangsa

August 28, 2026
Demo 27 Agustus di Jakarta Memanas, Pos Polisi dan Sejumlah Motor Terbakar
News

Demo 27 Agustus di Jakarta Memanas, Pos Polisi dan Sejumlah Motor Terbakar

August 28, 2026
Next Post
Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat

Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending Artikel

  • Tabur Bunga Sasak Kapuk, Alex Jiblo: Kita Bersatu Demi KH. Noer Alie

    Tabur Bunga Sasak Kapuk, Alex Jiblo: Kita Bersatu Demi KH. Noer Alie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dokumen SHGB Citypark Belum Diserahkan, Pengembang Terancam Dicabut Izinnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menteri Nusron Wahid Siapkan 37.709 Hektare Lahan Potensial Guna Dukung Program 3 Juta Rumah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HGB Ruko ke SHM, Ini Syarat Prosedur Perubahannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ATR/BPN Buka Akses Peta Pertanahan Publik Melalui Geoportal Bhumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Artikel Terbaru

Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat

Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat

September 1, 2026
Kuntadi Mulai Pimpin Jampidsus, Boyamin Soroti Orientasi Pengembalian Kerugian Negara

Kuntadi Mulai Pimpin Jampidsus, Boyamin Soroti Orientasi Pengembalian Kerugian Negara

September 1, 2026
Anggaran Rp100 Juta Direalisasikan, RW 004 Perwira Fokus Lingkungan hingga Keamanan

Anggaran Rp100 Juta Direalisasikan, RW 004 Perwira Fokus Lingkungan hingga Keamanan

August 31, 2026
Kepala Kantah Kota Bekasi Hadiri Pawai Budaya Pesona Nusantara Bekasi Keren 2026

Kepala Kantah Kota Bekasi Hadiri Pawai Budaya Pesona Nusantara Bekasi Keren 2026

August 30, 2026
Mentan Kirim 200 Pompa Air ke Empat Provinsi Kalimantan untuk Tangani Karhutla

Mentan Kirim 200 Pompa Air ke Empat Provinsi Kalimantan untuk Tangani Karhutla

August 28, 2026

Rotasi.co.id merupakan media online yang menyajikan artikel secara faktual dan aktual sebagai roda berita dan informasi.

Pilihan Editor

Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat

Kuntadi Mulai Pimpin Jampidsus, Boyamin Soroti Orientasi Pengembalian Kerugian Negara

Katagori

  • Bisnis
  • Budaya
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kronika
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Mozaik
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ramadhan
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Wisata

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kategori
    • News
    • Opini
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Politik
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Mozaik
    • Gaya Hidup
    • Wisata
    • Teknologi
    • Internasional
    • Cek Fakta
    • Puisi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.