Rotasi.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat pencapaian luar biasa hanya dalam enam bulan pertama pelaksanaannya.
Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan hingga akhir Juni 2025, sebanyak 5,58 juta warga Indonesia telah menerima manfaat langsung dari program ini.
“Jumlah ini setara dengan total populasi negara Singapura,” ungkap Dadan, Senin (30/6/2025).
Ia menjelaskan program MBG sendiri menargetkan 82,9 juta penerima manfaat secara nasional. Dadan mengaku optimistis target tersebut akan tercapai pada akhir November 2025, seiring peningkatan kapasitas sumber daya dan infrastruktur pendukung.
Menurutnya, kesuksesan implementasi MBG ditopang oleh tiga faktor kunci, yaitu anggaran, sumber daya manusia (SDM), dan infrastruktur. Ia menyebutkan bahwa seluruh kebutuhan anggaran telah dipenuhi oleh pemerintah pusat.
“Soal anggaran sudah tuntas. Presiden sudah menyiapkan semuanya. Sekarang kami fokus menyiapkan 30.000 SDM, yang akan selesai dilatih pertengahan Juli,” jelasnya.
Dengan SDM yang siap, Dadan memprediksi akan terjadi percepatan eksponensial pada program ini mulai Agustus 2025.
Saat ini, BGN tengah melakukan verifikasi terhadap 22.000 pengajuan baru untuk pembentukan Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Jika setidaknya 50 persen dari usulan tersebut lolos verifikasi, maka sebanyak 8.000 dapur MBG baru akan siap beroperasi pada Agustus dan diperkirakan dapat melayani hingga 20 juta warga Indonesia.
“Kami sedang bekerja keras untuk memverifikasi dan mengakreditasi semua pengajuan tersebut. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam mendukung pembangunan dapur MBG di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (*)














