Rotasi.co.id – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Bekasi tahun 2025 mencatat capaian signifikan dengan total 350 penerima manfaat. Jumlah ini menjadi yang terbesar sepanjang program BSPS berjalan di wilayah tersebut.
Angka tersebut sekaligus menandai komitmen pemerintah bersama DPR RI dalam memberikan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Anggota Komisi V DPR RI, Sudjatmiko, menegaskan bahwa program BSPS merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung kesejahteraan rakyat kecil.
“BSPS adalah bentuk konkret dari pemerintah melalui DPR RI untuk membantu masyarakat mendapatkan rumah yang lebih layak. Tahun ini, Kota Bekasi menerima 350 kuota, jumlah terbesar sepanjang sejarah program ini berjalan,” kata Sudjatmiko dalam keterangannya, Sabtu (13/9/025).
Ia menjelaskan dari total 350 kuota BSPS di Kota Bekasi, sebanyak 200 unit dialokasikan untuk wilayah Bekasi Utara dan Medan Satria. Kedua kecamatan tersebut dinilai memiliki kebutuhan paling tinggi terhadap perbaikan rumah tidak layak huni.
“Alokasi terbesar memang untuk Bekasi Utara dan Medan Satria karena jumlah masyarakat yang membutuhkan di sana sangat tinggi. Program ini kami kawal langsung agar tepat sasaran,” jelas Sudjatmiko.
Selain itu, ia menambahkan bahwa kuota BSPS di Kota Bekasi bisa terwujud dalam jumlah besar karena adanya perwakilan dari Komisi V DPR RI yang secara aktif mengawal program ini.
“Sebelumnya, kuota tidak pernah sebesar ini karena tidak ada pengawalan langsung di Kota Bekasi. Tahun ini, kita dorong lebih maksimal agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Secara keseluruhan, untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Depok dan Bekasi, program BSPS tahun ini mencatat total 550 penerima manfaat. Rinciannya, 350 unit untuk Kota Bekasi dan 200 unit untuk Kota Depok.
Sudjatmiko juga menekankan bahwa program BSPS tidak akan berhenti di tahun ini saja. Ia memastikan akan terus mendorong peningkatan kuota agar bantuan perumahan dapat dirasakan merata oleh seluruh wilayah.
“Program ini akan terus kita usahakan bertambah setiap tahun, supaya manfaatnya lebih luas dan pemerataan pembangunan perumahan rakyat bisa benar-benar tercapai,” ujarnya.
Dengan capaian tersebut, program BSPS di Kota Bekasi bukan hanya sekadar angka statistik. Program ini menjadi bukti nyata pemerataan pembangunan yang berpihak pada masyarakat kecil. Bantuan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga melalui rumah yang lebih sehat, layak, dan aman.
“Pemerintah bersama DPR RI akan terus berkomitmen menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat. Rumah layak huni adalah hak setiap warga negara, dan BSPS hadir untuk memastikan hal itu,” pungkas Sudjatmiko. (*)














