Rotasi.co.id – Polres Metro Bekasi Kota memastikan tujuh jenazah yang ditemukan di Kali Bekasi, Jati Asih, adalah murni disebabkan faktor tenggelam.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Dani Hamdani mengungkapkan saat Tim Patroli Perintis tiba di lokasi, sekumpulan pemuda yang tengah berkumpul langsung berhamburan melarikan diri.
“Ada beberapa yang dapat diamankan, ada beberapa pemuda lain yang kabur, dan ada yang melompat ke sungai,” kata Dani dalam konferensi pers, di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (4/10/2024).
Ia menjelaskan Setelah mengamankan beberapa pemuda, Tim Patroli Presisi berupaya untuk membantu pemuda yang melompat ke sungai agar segera diamankan juga.
“Setelah mengamankan, anggota patroli kemudian menyisir bantaran sungai. Dan menemukan para pemuda ada yang melompat dan dibantu sehingga bisa diamankan,” ujarnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Audy Joize Oroh menyampaikan dari beberapa pemuda yang melompat ke sungai, diantaranya ada yang berhasil kembali ke pinggir sungai dan ditolong oleh warga serta Tim Patroli.
“Ada juga yang berhasil kembali ke pinggir sungai dan ditolong warga serta anggota Tim Presisi,” kata Audy.
Ia menambahkan beberapa pemuda yang tersisa berhasil diimbau oleh anggota patroli agar tidak melompat ke sungai.
“Terdapat juga yang berhasil diimbau oleh anggota Patroli Presisi untuk tidak melompat ke sungai karena berbahaya,” tuturnya.
Selain itu, tim dokter gabungan juga telah melakukan otopsi serta identifikasi terhadap tujuh jenazah tersebut dan menyimpulkan jenazah tewas disebabkan tenggelam.
Kesimpulan tersebut disampaikan Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal RS Bhayangkara Polri Kramat Jati, dr. Farah dalam jumpa pers di Polres Metro Bekasi Kota.
“Kemudian pada ketujuh jenazah tidak ditemukan adanya luka terbuka maupun patah tulang,” kata Farah dalam konferensi pers di Mapolres Metro Bekasi Kota.
“Kemudian dari hasil kesimpulan kami selaku dari tim, itu ketujuh jenazah meninggal dengan sesuai kondisi tenggelam,” sambungnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menjelaskan bahwa Propam telah melakukan pemeriksaan kepada Tim Patroli Perintis Polres Metro Bekasi Kota. Dan tidak ditemukan adanya pelanggaran prosedur maupun etik.
“”Berdasarkan pemeriksaan dari Bidpropam Polda Metro Jaya, terhadap para petugas yang melaksanakan patroli, hasilnya adalah tidak ditemukan adanya dugaan pelanggaran disiplin maupun kode etik,” papar Ade.
Sebagai informasi, pemeriksaan internal dilakukan setelah ada tujuh orang tewas tenggelam di sungai di Bekasi, Jawa Barat. Tujuh orang itu diduga tenggelam karena kabur dari polisi yang melakukan razia mencegah tawuran.
Pemeriksaan internal kemudian dilakukan oleh Bidpropam Polda Metro Jaya terkait tindakan petugas saat membubarkan orang-orang yang berkumpul di Jalan Cipendawa, Jatiasih, Bekasi, pada 21 September 2024 dini hari. Hasil pemeriksaan kemudian menunjukkan tidak ditemukan pelanggaran yang dilakukan petugas.














