Rotasi.co.id – Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Bekasi kembali menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi strategis dalam pengembangan kualitas aparatur sipil negara.
Dalam agenda resmi yang digelar pada Sabtu (5/7/2025), Tri Adhianto resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina, dan Abdul Harris Bobihoe sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina DPK IKAPTK Kota Bekasi.
Pengukuhan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran IKAPTK sebagai motor penggerak reformasi birokrasi, sekaligus ruang sinergi antaralumni kepamongprajaan dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, profesional, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan pengalaman selama menjadi taruna telah membentuk dirinya sebagai pribadi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kepemimpinan, integritas, dan dedikasi terhadap masyarakat.
“Tantangan birokrasi ke depan tidak hanya lokal, tetapi nasional. Konstelasi politik dan sosial makin dinamis. Karena itu, kolaborasi, inovasi, dan adaptasi menjadi keharusan,” ujar Tri Adhianto.
Ia menekankan, menjadi bagian dari IKAPTK bukan semata soal status alumni, tetapi tanggung jawab moral untuk saling membina, menguatkan, dan menjaga idealisme pengabdian.
Dalam momen tersebut, Tri juga berbagi kisah reflektif dari masa awal kariernya di birokrasi:
“Saya pernah hanya menjadi staf, di bawah kepemimpinan Pak Taufik sebagai atasan langsung. Saat itu saya belajar, bahwa keterlibatan aktif di IKAPTK bukan soal jabatan, tapi kontribusi nyata. Posisi itu hadiah dari proses,” kenang Tri.
Sementara itu, Abdul Harris Bobihoe, yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bekasi, menegaskan pentingnya IKAPTK sebagai ruang pembinaan dan akselerasi profesionalisme ASN.
“IKAPTK harus menjadi ruang kolaboratif lintas generasi. Ini bukan hanya tempat berkumpulnya pejabat, tetapi juga wadah kaderisasi ASN muda agar memiliki loyalitas, kapasitas, dan etos kerja yang unggul,” tegas Harris.
Ia menambahkan bahwa peran sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina bukan hanya seremoni struktural, melainkan posisi yang memungkinkan dirinya menyatu dengan dinamika ASN serta mendorong transformasi birokrasi yang humanis dan berbasis kinerja.
Sebagai informasi, hingga saat ini, tercatat sebanyak 17 pejabat eselon II aktif tergabung dalam IKAPTK Kota Bekasi. Keberadaan mereka menjadi kekuatan sosial dan struktural yang signifikan dalam membangun sinergi lintas sektor.
Kehadiran perwakilan dari DPK IKAPTK Provinsi Jawa Barat, Faiz Rahman juga turut menambah legitimasi dalam pelantikan ini. Ia sekaligus melantik Ketua IKAPTK Kota Bekasi, Taufik Rahmat Hidayat, dan jajaran pengurus lainnya yang berasal dari berbagai instansi pemerintahan di lingkungan Pemkot Bekasi.
Dalam suasana penuh keakraban dan semangat pengabdian, seluruh peserta sepakat bahwa IKAPTK harus terus berkontribusi nyata terhadap penguatan tata kelola pemerintahan yang responsif, akuntabel, dan berpihak pada masyarakat.














