Rotasi.co.id – Pengurus Kota (Pengkot) Muaythai Kota Bekasi mengirimkan 35 atlet junior untuk berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muaythai 2026 yang digelar di GOR Bangyan, Kota Bekasi.
Keikutsertaan puluhan atlet tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet usia muda sekaligus mengukur kemampuan mereka di tingkat nasional.
Ketua Pengkot Muaythai Kota Bekasi, Ardianto, mengatakan kontingen yang diterjunkan didominasi atlet junior yang dipersiapkan sebagai regenerasi atlet berprestasi.
Menurutnya, sebagian atlet akan tampil pada nomor seni (wai kru) dan sebagian lainnya mengikuti nomor tarung (fight).
“Untuk saat ini kita mengirim atlet-atlet junior sekitar 35 orang. Seni kita kirim ada tujuh atlet, sedangkan yang turun di nomor fight sekitar 30-an atlet,” kata Ardianto dalam keterangannya, Kamis (6/8/2026).
Ia menjelaskan penyelenggaraan Kejurnas Muaythai 2026 di Kota Bekasi juga menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga muaythai di daerah.
Jumlah peserta yang mencapai sekitar 540 atlet dari seluruh Indonesia menjadi rekor baru sepanjang sejarah penyelenggaraan Kejurnas Muaythai.
“Kalau total peserta sekitar 540 orang dari seluruh Indonesia. Ini menjadi rekor karena sepanjang sejarah Kejurnas Muaythai, penyelenggaraan kali ini yang paling banyak pesertanya,” ungkapnya.
Selain mengirimkan atlet, Pengkot Muaythai Kota Bekasi juga berperan sebagai penyelenggara Kejurnas.
Ardianto menilai kepercayaan tersebut diberikan setelah Pengurus Besar (PB) Muaythai Indonesia menilai fasilitas olahraga di Kota Bekasi memenuhi standar untuk menggelar kejuaraan berskala nasional.
“Pak Ketua Umum PB Muaythai melihat pembangunan GOR di Kota Bekasi cukup bagus. Saat survei pertama kali, beliau langsung meminta gedung ini dipakai untuk pelaksanaan Kejurnas,” ujarnya.
Ia juga menambahkan kondisi GOR Bangyan Kota Bekasi telah memenuhi standar nasional sehingga mendapat apresiasi dari Ketua Umum PB Muaythai Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta KONI Pusat yang hadir meninjau pelaksanaan kejuaraan.
“GOR Bangyan sudah cukup berstandar nasional. Dengan kedatangan Pak Ketum PB Muaythai, Kemenpora, dan KONI Pusat, mereka puas melihat pembangunan GOR yang digunakan untuk pertandingan hari ini,” jelas Ardianto.
Lebih lanjut, Ardianto mengungkapkan Pengkot Muaythai Kota Bekasi memiliki target lebih besar setelah sukses menjadi tuan rumah Kejurnas.
Ia juga berharap Kota Bekasi dapat dipercaya menggelar ASEAN Muaythai Championship apabila penyelenggaraan Kejurnas tahun ini dinilai berhasil.
“Kalau Kejurnas ini sukses, Pak Ketua Umum PB Muaythai menyampaikan akan memberikan kesempatan Kota Bekasi menjadi tuan rumah ASEAN Muaythai Championship,” tuturnya.
Meski diperkuat atlet-atlet muda, Pengkot Muaythai Kota Bekasi tetap optimistis mampu meraih hasil maksimal. Menurut Ardianto, seluruh atlet telah menjalani latihan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan prestasi jangka panjang.
“Insya Allah kami selalu optimistis. Atlet-atlet ini memang baru, tetapi latihan mereka berjalan terus sehingga kami yakin bisa memberikan hasil terbaik,” katanya.
Di sisi lain, Ardianto berharap dukungan pemerintah daerah terhadap cabang olahraga terus ditingkatkan.
Ia menilai peningkatan fasilitas, sarana-prasarana, serta kesejahteraan atlet dan pelatih akan menjadi faktor penting dalam melahirkan prestasi yang lebih tinggi bagi Muaythai Kota Bekasi.
“Perhatian pemerintah daerah saat ini sudah cukup baik. Namun kalau ingin prestasi lebih tinggi lagi, tentu harus didukung sarana, prasarana, dan pembiayaan yang lebih baik untuk atlet maupun pelatih,” pungkasnya. (*)












