Rotasi.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Peluncuran Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMP Negeri 4 Kota Bekasi dengan tujuan memastikan implementasi kebijakan digitalisasi pendidikan berjalan merata di seluruh daerah.
“Sebagai pembina dan pengawas pemerintah daerah, Kemendagri memastikan kebijakan digitalisasi diterapkan secara konsisten,” tegas Mendagri Tito dikutip Selasa (18/11/2025).
Kehadiran Mendagri menjadi simbol penting komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat transformasi pendidikan berbasis teknologi.
Melalui perannya, Kemendagri memastikan pemerintah daerah memiliki arah kebijakan yang selaras dengan upaya modernisasi pembelajaran.
“Kami ingin penerapan digitalisasi pembelajaran berlangsung proporsional dan merata,” jelas Tito.
Sementara itu, dalam rangkaian kegiatan, Presiden Prabowo meninjau langsung fasilitas belajar siswa serta mengikuti proses belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi interactive flat panel (IFP). Presiden juga berdialog dengan guru dan siswa dari berbagai daerah secara virtual sebagai bentuk evaluasi kesiapan penerapan digitalisasi.
“Teknologi seperti IFP akan mempercepat transformasi pendidikan Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden menegaskan bahwa digitalisasi pendidikan merupakan kebutuhan mendesak untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi kompetisi global. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan semakin proaktif mendorong percepatan inovasi pembelajaran di sekolah.
“Pendidikan adalah kunci dari kebangkitan bangsa. Hanya dengan pendidikan kita bisa berhasil,” tegasnya.
Kepala Negara itu kemudian mengingatkan bahwa para pendiri bangsa sejak dahulu telah menempatkan pendidikan sebagai hal fundamental dalam perjuangan kemerdekaan, mulai dari pesantren hingga Taman Siswa.
Menurut Presiden, penguasaan sains dan teknologi merupakan dasar untuk mengelola kekayaan negara secara optimal.
“Para pendahulu kita sangat sadar bahwa pendidikan menentukan masa depan bangsa,” kata Prabowo.
Presiden Prabowo menambahkan bahwa pemerintah akan terus mempercepat pembangunan fasilitas pendidikan agar mampu bersaing dengan sekolah-sekolah di negara maju. Program digitalisasi, menurutnya, menunjukkan potensi keberhasilan yang kuat jika dilaksanakan secara konsisten.
“Program ini menunjukkan tanda-tanda keberhasilan. Tapi kita tidak boleh cepat puas,” tandasnya. (*)














