Rotasi.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi menggelar kegiatan pendidikan pengawasan partisipatif, di Kota Bekasi, pada Kamis (14/11/2024).
Koordinator Divisi (Koordiv) Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Choirunnisa Marzoeki menyebut, sebanyak 70 peserta yang berusia 17 hingga 40 tahun, merupakan perwakilan sekolah, organisasi kemahasiswaan, serta beberapa perguruan tinggi yang ada di Kota Bekasi.
“Yang kita undang hari ini sebagai kader pengawasan partisipatif,” kata Nisa sapaannya.
Nisa mengungkapkan alasan penargetan usia 17 hingga 40 tahun, sebab mereka adalah pemilih terbanyak dalam Pilkada Kota Bekasi.

Ia berharap melalui pelatihan ini, dapat membentuk kader partisipatif yang memiliki militansi yang tinggi dalam mengawasi jalannya Pilkada 2024 ini.
Dan sebanyak 8 materi akan diberikan, diantaranya; Kepemiluan, Pilkada, Demokrasi, Pengawasan, Pencegahan, Teknik Pelaporan, Volunteerism, Analisis Sosial, hingga cara Membangun Jaringan.
“Harapannya, namanya kader ketika mereka paham, tidak hanya untuk dia. Tapi juga akan disebarluaskan ke komunitas, ke organisasi,” jelasnya.
Nisa berharap, melalui kegiatan ini, outputnya adalah para peserta memiliki pemahaman yang komprehensif. Agar semangat kerelawanan untuk mengawasi jalannya Pilkada dapat disebarluaskan.
“Jadi tidak hanya untuk dirinya. Tapi juga untuk membangun komunitas dan gerakan-gerakan lainnya,” tandasnya.
Diketahui, sejumlah akademisi maupun tokoh lintas nasional menjadi pemateri dari kegiatan ini, seperti mantan anggota Bawaslu RI, Wahida Sueb; anggota Lembaga Survei VINUS, Yusfi Triadi; Zaki Hilmi, Bawaslu Jawa Barat periode 2018-2023; serta KPU Kota Bekasi.













