Rotasi.co.id – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi mengumumkan hasil uji beban nasional Sistem Informasi Rekapitulasi Pilkada (Sirekap) tahap 1 yang hanya mencapai 70 persen.
Hal ini disampaikan oleh Komisioner KPUD Kota Bekasi Divisi Integrasi Data dan Informasi (Datin) Faris Ismuammir yang menyebut bahwa hal itu disebabkan ketidak hadiran beberapa petugas KPPS.

“Jadi 1 TPS itu akun Sirekap mobile ada 2 orang yang memegang. Kalau yang 1 bermasalah, jadi ada akun cadagangannya,” kata Ais, sapaan akrabnya, Minggu (24/11/2024).
Ia menuturkan untuk tahap 2 akan dilakukan uji coba terhadap C hasil Pasangan Calon (Paslon) masing-masing kabupaten/kota dan provinsi.
“Artinya Kota Bekasi, C Hasilnya ada Pilwalkot 3 Paslon. Pilgub ada 4 Paslon real,” ujarnya.
Ada pun masalah yang terjadi pada tahap 1, Ais menyampaikan seringkali Smartphone masing-masing petugas KPPS tidak semua mendukung Sirekap.
“Pokoknya beragam ya masalahnya. Secara SDM sih aman. Tapi memang secara peralatannya,” ucapnya.
Untuk uji beban nasional tahap 2, Ais optimis akan meraih keberhasilan hingga 100 persen, yang didasarkan pada hasil evaluasi uji beban nasional tahap 1.
“KPPS dalam kondisi siap. Kemarin kita hitung 70 persen uji coba pertama. Tinggal kedua, saya optimis 100 persen,” tukasnya.














