Rotasi.co.id – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Indra Satria Nugraha, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di KM 83+300 Tol Cipularang arah Jakarta pada Kamis (22/1/2026) pagi.
Insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 09.20 WIB saat kendaraan yang ditumpangi korban menabrak pembatas jalan dan truk pengangkut keramik yang tengah berhenti di bahu jalan.
Berdasarkan keterangan resmi dari Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, kecelakaan melibatkan sebuah minibus Toyota Innova dan truk dump merk Hino.
Senior Manager Representative Office 3, Agni Mayvinna, menjelaskan bahwa pengemudi minibus diduga kehilangan kendali akibat kurangnya antisipasi di lintasan tersebut.
“Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, pengemudi kendaraan minibus Toyota Innova diduga kurang antisipasi sehingga mengalami slip (out of control) dan menabrak pagar pembatas di median jalan,” ungkap Agni saat memberikan keterangan pers.
Kendaraan yang ditumpangi Indra Satria tersebut kemudian oleng ke arah kiri hingga menabrak truk pengangkut keramik yang sedang mengalami masalah ban di bahu jalan luar
“Akibat benturan keras tersebut, bagian depan kendaraan Innova mengalami kerusakan parah. Korban sempat dievakuasi dalam kondisi luka berat menuju RS Abdul Radjak Purwakarta untuk mendapatkan pertolongan medis,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Rhamdan Nurul Ikhsan, mengonfirmasi Indra Satria Nugraha mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit.
“Betul, (Kabag Kesra Setda Pemkab Bekasi) meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit,” ujar Rhamdan.
Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui akun resmi media sosialnya telah menyampaikan ucapan duka mendalam atas berpulangnya salah satu putra terbaik daerah tersebut.
“Semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosa dan kesalahan, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tulis pernyataan resmi Pemkab Bekasi.
Pihak Jasa Marga menyatakan bahwa seluruh kendaraan telah dievakuasi ke pool derek Jatiluhur dan arus lalu lintas kembali normal sejak pukul 09.55 WIB. (*)













