Rotasi.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mendorong Pemerintah Kota Bekasi untuk meningkatkan intensitas koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat guna mempercepat perbaikan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Langkah strategis ini bertujuan untuk memastikan kelancaran transportasi serta menjamin keselamatan pengguna jalan di titik-titik kerusakan yang disebabkan oleh tingginya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir.
Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hari, menegaskan pentingnya pengambilan keputusan cepat mengingat banyaknya ruas jalan nasional dan provinsi yang mengalami kerusakan di wilayah administrasi Kota Bekasi.
Meskipun kewenangan perbaikan melekat pada instansi pusat dan daerah tingkat satu, Pemkot Bekasi dinilai wajib memberikan pembaruan (update) berkala mengenai status koordinasi dan jadwal realisasi perbaikan kepada publik.
“Sebentar lagi mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kota harus terus berkoordinasi secara langsung maupun koordinatif melalui dinas terkait kepada instansi pusat maupun provinsi. Informasi itu sebenarnya yang kita tunggu untuk disampaikan secara jelas, sehingga masyarakat tahu kapan realisasinya dilakukan,” ujar Latu Har Hari kepada Rotasi, Senin (02/03/2026).
Selain masalah birokrasi dan penyerapan anggaran, DPRD turut menyoroti efektivitas pengerjaan darurat di lapangan.
Latu juga menilai metode penambalan jalan (patching) yang dilakukan selama ini masih jauh dari standar kualitas yang diharapkan, karena sering kali kembali rusak dalam hitungan hari setelah pengerjaan selesai.
“Masyarakat tidak bisa diminta bersabar begitu saja tanpa tindakan nyata. Harus ada tindakan darurat, misalnya penambalan, tapi kami menilai kualitas pekerjaannya harus ditingkatkan. Jangan sampai hanya ditambal, namun beberapa hari kemudian kondisinya kembali rusak. Itu tidak menyelesaikan permasalahan,” tegas Latu.
DPRD berharap sinkronisasi data dan komunikasi yang lebih progresif antarinstansi dapat menghilangkan kendala birokrasi dalam penyerapan anggaran infrastruktur.
“Melalui koordinasi lintas wilayah yang solid, Pemerintah Kota Bekasi diharapkan mampu menekan angka kecelakaan akibat jalan berlubang, terutama di jalur-jalur utama yang akan menjadi lintasan pemudik pada Idulfitri mendatang,” pungkasnya. (ADV)














