Rotasi.co.id – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Ronny Hermawan, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang mendatangi langsung rumah salah satu korban pelecehan seksual sesama jenis terhadap anak di bawah umur di wilayahnya.
Menurut Ronny, tindakan ini menunjukkan bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap korban kekerasan seksual.
“Saya mengapresiasi respon cepat Wali Kota Bekasi yang hadir langsung ke rumah korban. Ini merupakan bentuk empati dan komitmen dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak,” ujar Ronny saat dihubungi pada Rabu (11/6/2025).
Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap kasus kekerasan seksual dan pelecehan terhadap anak harus terus ditingkatkan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.
Menurutnya, peran keluarga dan lingkungan sekitar sangat penting dalam mencegah terjadinya kasus serupa.
“Keluarga dan masyarakat memiliki peran sentral dalam mengawasi tumbuh kembang anak. Pencegahan bisa dilakukan sejak dini bila semua pihak terlibat aktif,” tambahnya.
Selain itu, Ronny mendorong agar para aktivis sosial di Kota Bekasi turut bergerak melalui forum diskusi dan aksi nyata guna mencari solusi permanen terhadap persoalan pelecehan seksual anak. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting dalam pencegahan dan pemulihan korban.
“Kerja sama antara pemerintah, aktivis, dan masyarakat harus diperkuat. Ini penting agar korban mendapatkan pemulihan maksimal, dan kejadian serupa tidak terulang,” tegas politisi Partai Demokrat tersebut.
Ronny juga berharap pengawasan dapat dilakukan secara menyeluruh hingga tingkat kelurahan dan RT/RW, mengingat banyak korban yang merasa takut atau malu untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.
Sebelumnya, kasus pelecehan seksual sesama jenis terhadap anak di Bekasi menjadi sorotan publik. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, telah menyatakan komitmennya untuk mendampingi korban, memastikan proses hukum berjalan dengan transparansi, serta memberikan dukungan psikologis dan hukum yang layak.
Pemerintah Kota Bekasi juga akan memperkuat sosialisasi pencegahan kekerasan seksual anak melalui program kerja sama dengan lembaga perlindungan anak dan dinas terkait.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap indikasi kekerasan atau pelecehan seksual di lingkungan sekitarnya. Pelaporan yang cepat dan dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan demi menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak. (*)














