Rotasi.co.id – Kunjungan delegasi asal Jepang ke Kota Bekasi pada Rabu (30/7/2025) menjadi momentum penting dalam menjajaki berbagai bentuk kerja sama strategis lintas negara, khususnya dalam bidang pendidikan, investasi, ketenagakerjaan, dan pengelolaan lingkungan.
Rombongan ini diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Yenny Kristianti, yang menyambut positif peluang kolaborasi antara Bekasi dan Jepang.
Dalam pertemuan tersebut, hadir perwakilan dari organisasi Prabowo-Budiman Bersatu (Prabu) yang kini bertransformasi menjadi Prakarsa Budaya Nusantara termasuk di dalamnya Pritty Nagashima, anggota Dewan Prefektur Chiba, Jepang, serta sejumlah investor dan tokoh bisnis Jepang.
“Awalnya, mereka melakukan studi banding terkait rencana pembangunan universitas di Magelang. Namun, mereka juga melihat potensi besar Kota Bekasi, baik dari sisi pendidikan, industri, maupun ketenagakerjaan,” kata Yenny dalam keterangannya.
Salah satu agenda kunjungan penting adalah ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Arashi JIC Bintang Pratama di Jatiasih. Di sana, rombongan Jepang meninjau langsung sistem pelatihan kerja yang dinilai memiliki kemiripan dengan standar pelatihan di Jepang.
“Mr. Nagashima sangat mengapresiasi pendekatan LPK Arashi dalam membina sumber daya manusia. Peralatan dan metode yang digunakan sangat mirip dengan apa yang biasa digunakan di Jepang,” ungkapnya.
Kunjungan ini membuka peluang lebih besar untuk pertukaran pengetahuan dan teknologi pelatihan kerja, serta potensi kerja sama lebih lanjut dalam mempersiapkan tenaga kerja Indonesia berdaya saing tinggi di pasar global.
Menurutnya, selain sektor pendidikan dan pelatihan kerja, diskusi juga meluas ke bidang pengelolaan sampah dan lingkungan hidup. Delegasi Jepang mengungkapkan ketertarikan pada upaya Kota Bekasi dalam mengelola sampah secara terintegrasi dan berkelanjutan.
“Kami melihat antusiasme luar biasa dari delegasi Jepang. Ada peluang besar di banyak sektor. Ini menjadi angin segar bagi pengembangan Kota Bekasi ke depan,” tambah politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut.
Yenny menegaskan bahwa diskusi akan terus dikembangkan hingga menghasilkan bentuk kerja sama yang konkret dan berdampak nyata bagi masyarakat Bekasi.
Anggota Dewan Chiba Jepang, Pritty Nagashima, menyampaikan kesannya terhadap sambutan hangat yang diterima dari DPRD Kota Bekasi.
“Kami merasa sangat diterima dan disambut dengan baik. Kami ingin mempelajari lebih dalam berbagai program di Kota Bekasi, sambil mengeksplorasi peluang investasi yang bisa dikerjasamakan,” ujar Nagashima.
Ia menyebut pemilihan Bekasi sebagai lokasi kunjungan bukan tanpa alasan. Menurutnya, letak geografis Kota Bekasi yang menjadi daerah penyangga Jakarta sangat mirip dengan posisi Chiba sebagai daerah penyangga Tokyo di Jepang.
“Ada kemiripan geografis dan peran strategis antara Bekasi dan Chiba. Ini menjadi alasan utama kami ingin membangun kolaborasi jangka panjang,” tandasnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama multinasional yang bermanfaat langsung bagi masyarakat Kota Bekasi, baik dalam peningkatan mutu pendidikan, pengembangan SDM, maupun penyediaan lapangan kerja dan tata kelola lingkungan yang lebih baik. (*)














