Rotasi.co.id – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto merespon keprihatinan dan harapan Arif Rahman Hakim dari fraksi PDIP terkait maraknya warung yang menjual obat-obatan terlarang, sebab hal tersebut telah memicu tindak kejahatan seperti tawuran dan begal. Pertemuan dengan awak media usai rapat Paripurna DPRD Pemkot Bekasi pada senin (3/3/2025), beliau menyatakan akan membentuk Satgas khusus yang melibatkan Satpol PP, Kepolisian, dan Kodim untuk mengatasi masalah ini secara terstruktur dan menyeluruh.
“Saya juga mendapat berbagai macam masukan dan saya kira memang perlu ada langkah-langkah yang progresif, terkordinasi dan terstruktur sehingga tidak lagi mungkin hanya dilakukan oleh Satpol PP tapi juga mungkin kita harus lakukan juga dengan back up Kepolisian dan Kodim. sehingga penyelesaiannya menjadi penyelesaian yang gradual, menyeluruh,” terangnya.
Langkah progresif ini juga akan menindak tegas toko-toko yang terbukti tidak berizin atau menyalahgunakan izin yang dimiliki. “Kalau berizin Pemda bisa mencabut izinya, ditingkat gubernur sudah ada kerjasama MOU antara Pemerintah Provinsi dengan Pangdam, Kapolda dan lain sebagainnya,” tegasnya.
Selain itu, kegiatan retreat Kepala Daerah yang beliau nilai sangat bermanfaat untuk memahami ruh pembangunan nasional berdasarkan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) dan Asta Cita Presiden. “Luar biasa keren banget,” komentarnya.
Ia berencana mengimplementasikan program-program prioritas nasional yang selaras dengan tujuh program unggulan Kota Bekasi. “Berkordinasi dengan teman-teman dari Kepala Daerah yang lain, sehingga tentu ada hal-hal yang sudah dilakukan oleh daerah lain bisa kita implementasikan dan kita terapkan di kota Bekasi dan tentu dengan penyesuaian-penyesuaian kearifan lokal yang ada,” jelasnya.
Kota Biltar yang ia sampaikan sebagai contoh, mereka memproduksi telur yang luar biasa jumlahnya, sehingga kalau kemudian kita bisa Goverment to Goverment mungkin kita bisa mendapatkan harga yang lebih baik, sehingga program inflasi bisa kita kendalikan. (GAM)













