Rotasi.co.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelenggarakan program vaksinasi kanker serviks tahap kedua bagi pegawai perempuan di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta.
Langkah preventif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan reproduksi sekaligus melindungi jajaran aparatur sipil negara (ASN) dari risiko penyakit mematikan guna menjaga produktivitas kerja di lingkungan kementerian.
Program yang diinisiasi oleh Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kementerian ATR/BPN ini diikuti oleh 161 peserta dengan skema pembiayaan mandiri yang terjangkau sebesar Rp870.000.
Inayati Iryana (45), salah satu ASN penerima vaksin, menyatakan bahwa program ini sangat membantu pegawai usia produktif dalam mengakses proteksi kesehatan yang biasanya memerlukan biaya tinggi di fasilitas umum.
“Kebanyakan kita usia produktif semua di ATR/BPN. Kalau di luar itu vaksin lumayan mahal, jadi terbantu sekali dengan program ini. Saya juga senang dengan pelayanannya, terutama dari tahap screening awal hingga edukasi mengenai efek samping,” ujar Inayati Iryana dalam keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (2/4/2026)
Pelaksanaan vaksinasi ini dirancang dalam tiga tahapan strategis; tahap pertama telah terlaksana pada 30 Januari 2026, sedangkan tahap ketiga dijadwalkan pada 3 Juli 2026 mendatang.
Dokter Irnawati, selaku observator medis, menekankan bahwa vaksin Human Papillomavirus (HPV) merupakan langkah antisipasi krusial mengingat kanker serviks adalah satu-satunya jenis kanker yang saat ini secara medis dapat dicegah melalui vaksinasi.
Senada dengan hal tersebut, Febi Nur Anggriany (46) mengungkapkan bahwa mengikuti program ini telah meningkatkan kesadarannya untuk menjaga kesehatan keluarga. Ia berharap keberlanjutan program ini dapat menginspirasi perempuan lain untuk lebih peduli terhadap ancaman kanker serviks.
“Saya juga akan mengimbau putri-putri saya untuk menerima vaksin ini sebagai bentuk menjaga kesehatan diri dari kanker serviks,” tegas Febi Nur Anggriany.
Dengan terlaksananya program ini, Kementerian ATR/BPN berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan responsif terhadap isu kesehatan nasional. (*)













