Rotasi.co.id – Tim Advokasi Patriot Indonesia menggelar konferensi pers terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang ditujukan kepada Pasangan Calon (Paslon) Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Heri Koswara dan Sholihin, di Wulan Sari, Kota Bekasi.
Kuasa Hukum Iqbal Daud Hutapea menjelaskan maksud dan tujuan digelarnya konferensi pers untuk meluruskan penggiringan opini yang dilakukan oleh pendukung dari Paslon lainnya, sekaligus akan menindak tegas terhadap terduga pelaku yang diketahui.
“Kami hari ini berketetapan untuk meluruskan opini yang bercabang, agar masyarakat Kota Bekasi cerdas dalam memahami persoalan, agar masyarakat Kota Bekasi terhindar dari ghibah dan fitnah untuk memahami persoalan ini,” kata Iqbal, pada Selasa (19/11/2024).
Tim kuasa hukum Paslon 01 menilai apa yang dilakukan terduga pelaku adalah hal yang sudah tidak manusiawi dan melewati batas kewajaran.
“Paslon 01 Pak Heri diframming, dimodifikasi gambarnya diperlihatkan kepala hewan, yang lebih menyakitkan lagi calon pendampingnya, Pak Sholihin diframming dengan menggunakan rok,” ujarnya.
Hal yang sangat disayangkan, sebab kontentasi Pilkada tidak lagi saling beradu gagasan, namun dinodai dengan mengusik ranah pribadi.
“Setiap manusia pasti punya akhlak dan moral, setiap orang pasti punya kealfaan, namun moral urusannya manusia pada Tuhan,” tuturnya.
Hal lain yang perlu diluruskan, menurut Iqbal ialah perkara Sholihin yang mem-follow akun yang diduga aktris film dewasa. Ia meluruskan bahwa akun Sholihin telah hilang sejak 2018 yang telah dihacker.
“Itu bukan perbuatan Pak Sholihin selaku Calon Wakil Wali Kota, karena 2018 akun itu sudah dihacker dan sudah hilang dan bahkan dia tidak tahu bagaimana membuatnya,” tegas Iqbal.
Oleh karenanya, tim kuasa hukum Heri-Sholihin akan mengambil langkah tegas dengan membawa perkara ini ke ranah hukum. Sebab para terduga dapat disangkakan dengan undang-undang ITE.
“Undang-undang ITE pasal 27 ayat 1, pasal 28 ayat 1, pasal 29 dan kemudian pasal 433 ayat 1 perbuatan tindakan pencemaran nama baik,” tutupnya.













