Rotasi.co.id – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) merilis hasil Indeks Kualitas Program Siaran Televisi (IKPSTV) periode 2 tahun 2024, yang menunjukkan peningkatan dengan rata-rata nilai mencapai 3,22, Selasa (19/11/2024).
Peningkatan ini didasarkan pada standar penilaian di angka 3, yang meliput delapan kategori program siaran televisi.
Dari ke delapan program yang diindeks, program infotainment dan program sinetron masih di bawah 3, dengan enam lainnya yaitu program wisata dan budaya, religi, variety show, talkshow, anak, serta berita masih menjadi yang teratas.
Penilaian ini dilakukan berdasarkan kerjasama antar KPI dan para ahli dari dua belas perguruan tinggi di Kota Besar se-Indonesia secara kualitatif berdasarkan program siaran yang sampelnya diambil acak.
“Meskipun ada peningkatan nilai indeks secara umum, masih ada program siaran yang berada di bawah angka standar yakni infotainment dan sinetron,” kata Penanggung Jawab IKPSTV, Amin Shabana dalam keterangan persnya.
Adapun tema yang diusung kali ini yaitu ‘Pemajuan Kebudayaan Nasional Melalui Industri Penyiaran Digital’.
Sebab KPI, menurut Amin tengah menyoroti peran strategis penyiaran dalam mendukung pelestarian dan pemajuan kebudayaan nasional di tengah tantangan globalisasi.
“Keragaman budaya di negeri ini selayaknya menjadi inspirasi bagi pengelola konten siaran, untuk memperkaya nilai-nilai kebangsaan dalam setiap karya yang disajikan pada publik,” ujarnya yang juga Anggota KPI Pusat Bidang Kelembagaan.
Sementara itu, Ketua KPI Pusat, Ubaidillah mengatakan Indeks kualitas tinggi merupakan cerminan upaya nyata KPI Pusat dalam menghadirkan konten yang memiliki substansial dalam melestarikan budaya dan menopang bangsa di tengah globalisasi.
“Program budaya di televisi harus tetap menunjukkan karakter dan keragaman budaya Indonesia. Sehingga mampu menjadi benteng yang kokoh terhadap arus hegemoni budaya global,” pungkasnya.














