Rotasi.co.id – Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, menyoroti urgensi sinkronisasi antara pertumbuhan sektor industri dengan peningkatan kesejahteraan penduduk lokal di wilayah Bekasi Utara.
Langkah pengawasan ini bertujuan untuk memastikan seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut memberikan prioritas utama kepada warga sekitar dalam proses rekrutmen tenaga kerja guna menekan angka pengangguran secara efektif.
Dalam keterangannya pada Sabtu (28/02/2026), Arif mengungkapkan masyarakat yang tinggal berdampingan dengan pusat-pusat industri besar menaruh harapan tinggi agar keberadaan korporasi mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata dan langsung bagi lingkungan terdekat.
“Isu ketersediaan lowongan pekerjaan di pusat-pusat industri yang berdampingan dengan pemukiman menjadi harapan warga. Mencari kerja adalah pertanyaan yang paling banyak disampaikan Masyarakat kepada kami,” ujar Arif kepada Rotasi Media
Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga memberikan catatan positif terhadap tren penyerapan tenaga kerja di Bekasi Utara yang dinilai kian signifikan.
Ia memberikan apresiasi khusus kepada unit usaha baru, seperti gudang Family Mart yang baru beroperasi dua minggu namun telah proaktif menampung warga lokal, serta PT PAS yang konsisten menerapkan kebijakan serupa.
“Salah satunya gudang Family Mart yang baru dua minggu diresmikan, sudah banyak menampung warga sekitar. Begitu juga dengan PT PAS dan perusahaan lainnya yang telah banyak merekrut tenaga kerja lokal. Kami memberikan apresiasi tinggi terhadap perusahaan yang sudah memprioritaskan warga sekitar untuk bekerja,” ungkap Arif.
Ia menegaskan transparansi perusahaan dalam membuka peluang karier merupakan kunci terciptanya sinergi yang harmonis antara industri dan pemukiman.
Ke depan, DPRD Kota Bekasi berkomitmen untuk mengawal kebijakan penyerapan tenaga kerja lokal (Local Labor Absorption) agar berjalan sesuai regulasi. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus menjamin hak warga Bekasi untuk berkarir di tanah kelahiran mereka sendiri. (ADV)














