Rotasi.co.id – Anggota DPR RI, Sudjatmiko, menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan tema Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, bersama masyarakat Kota Bekasi.
Kegiatan ini bertujuan meneguhkan kembali nilai-nilai kebangsaan di tengah berbagai tantangan zaman.
Dalam pemaparannya, Sudjatmiko menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar bukan sekadar agenda formal DPR, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga persatuan bangsa.
“Empat pilar itu adalah dasar kita berbangsa. Kita adalah Pancasila, kita memahami Pancasila, dan kita juga harus ber-Bhinneka Tunggal Ika. DPR berfungsi menyerap aspirasi masyarakat, lalu memperjuangkannya,” kata Sudjatmiko dalam keterangannya, Senin (15/9/2025).
Ia menjelaskan Pancasila dan UUD 1945 menjadi fondasi utama bangsa, sementara NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika adalah pengikat yang menyatukan keberagaman.
Dengan pemahaman yang kuat, masyarakat diharapkan semakin bijak dalam menyampaikan aspirasi sekaligus ikut berpartisipasi dalam pembangunan nasional.
“Ayo kita ciptakan suasana kondusif. Boleh menyampaikan aspirasi, boleh mengkritik, tapi dengan cara yang baik. Kita harus percaya pemerintah dan legislatif sama-sama berjuang demi rakyat,” ujarnya.
Menurut Sudjatmiko, penguatan Empat Pilar akan membuat masyarakat tidak mudah terpecah belah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Sebaliknya, semangat persatuan harus menjadi modal sosial dalam membangun negeri,” paparnya.
Dalam kesempatan itu, Sudjatmiko juga menyinggung sejumlah program pro rakyat yang sudah berjalan, seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk rumah tidak layak huni, program makan bergizi gratis untuk anak sekolah, serta Program Indonesia Pintar (PIP) yang membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap melanjutkan pendidikan.
Ia juga menyoroti hadirnya Sekolah Rakyat di Bekasi yang menjadi alternatif pendidikan bagi masyarakat yang kesulitan membiayai sekolah anaknya.
“Silakan bagi warga Bekasi yang merasa tidak mampu, bisa mendaftar di Sekolah Rakyat. Kami akan berusaha memfasilitasi. Semua ini bukti bahwa program pemerintah memang pro rakyat,” ungkapnya.
Sudjatmiko juga menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi Empat Pilar dilaksanakan secara rutin sesuai amanah MPR RI. Setiap anggota DPR wajib melaksanakan minimal empat kali dalam setahun.
“Ini penting agar masyarakat tetap memahami dasar negara dan tidak mudah diadu domba,” katanya.
Sudjatmiko berharap masyarakat semakin yakin bahwa persatuan, toleransi, dan gotong royong adalah kunci menghadapi berbagai tantangan bangsa.
“Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar jargon, melainkan pedoman hidup yang harus dijaga, diamalkan, dan diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkasnya. (*)













