Rotasi.co.id – Lurah Jatimekar Aditya Nugraha menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi dalam kegiatan Koordinasi dan Uji Petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang digelar di Kantor Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih.
Dukungan ini diberikan guna memastikan keakuratan data pemilih menjelang pelaksanaan Pemilu mendatang.
Aditya menegaskan, pihaknya siap membantu Bawaslu, khususnya dalam penyediaan data kependudukan yang dibutuhkan untuk pengawasan DPB.
“Tentunya kami mendukung Bawaslu dalam permintaan data yang diajukan sebagai bahan pengawasan. Harapannya, langkah ini dapat berkontribusi pada perbaikan data pemilih yang lebih baik di Kota Bekasi,” kata Aditya dalam keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (25/9/2025).
Kegiatan koordinasi dan uji petik dihadiri langsung oleh Anggota Bawaslu Kota Bekasi, Choirunnisa Marzoeki dan Jhonny Sitorus, beserta jajaran Sekretariat.
Kehadiran mereka disambut oleh Lurah Jatimekar sebagai wujud sinergi antara penyelenggara Pemilu dan pemerintah kelurahan dalam meningkatkan kualitas daftar pemilih.
Dalam kesempatan itu, Jhonny Sitorus menegaskan bahwa Bawaslu konsisten melakukan pengawasan terhadap prosedur serta akurasi data pemilih yang dimutakhirkan oleh KPU Kota Bekasi.
“Melalui koordinasi dan uji petik ini, kami memastikan data pemilih benar-benar sesuai fakta lapangan. Hal ini penting agar setiap warga yang memiliki hak pilih tidak terabaikan dalam proses demokrasi,” jelasnya.
Sementara itu, Choirunnisa Marzoeki menambahkan bahwa kegiatan uji petik bukan hanya sebatas validasi, melainkan juga sarana permohonan data tambahan kepada kelurahan. Data tersebut nantinya akan dijadikan bahan penyusunan Saran Perbaikan yang akan dibahas dalam Rapat Pleno Pemutakhiran DPB Triwulan III KPU Kota Bekasi pada Oktober mendatang.
“Dengan dukungan pemerintah kelurahan serta pengawasan berkelanjutan dari Bawaslu, diharapkan data pemilih di Kota Bekasi semakin akurat sehingga pelaksanaan Pemilu dapat berjalan transparan, inklusif, dan berkualitas,” pungkas Nisa. (*)














