ROTASI
No Result
View All Result
  • Login
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Parenting
  • Internasional
Trending
ROTASI TV
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Parenting
  • Internasional
No Result
View All Result
ROTASI
No Result
View All Result
  • News
  • Opini
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Politik
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Parenting
  • Internasional
Home News

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Polemik, Lembaga Minta Moratorium Nasional

Rotasi by Rotasi
September 26, 2025
Reading Time: 3 mins read
0
Program Makan Bergizi Gratis Jadi Polemik, Lembaga Minta Moratorium Nasional

Rotasi.co.id – Sejumlah lembaga mendesak pemerintah menghentikan sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah kasus keracunan siswa terus meningkat di berbagai daerah.

Desakan ini muncul karena program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu dinilai belum siap secara tata kelola, sehingga menimbulkan risiko kesehatan serius bagi anak-anak.

Kasus Keracunan Terbaru di Ketapang

Kasus terbaru terjadi di SDN 12 Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Rabu, 24 September 2025.

Puluhan murid dan guru diduga keracunan setelah mengonsumsi menu MBG berupa ikan hiu goreng. Sejumlah korban mengalami mual, muntah, pusing, dan diare sehingga harus mendapatkan perawatan medis.

Data dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menunjukkan jumlah korban keracunan MBG hingga 21 September 2025 mencapai 6.452 orang.

Angka tersebut naik 1.092 kasus dibandingkan sepekan sebelumnya. Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, menegaskan kondisi ini sudah tidak normal dan harus segera ditanggapi serius oleh pemerintah.

“Pemerintah seharusnya segera menetapkan status kejadian luar biasa dan menghentikan sementara MBG untuk evaluasi menyeluruh,” kata Ubaid dikutip Tempo Jumat (26/9/2025).

Indef: Anggaran Rp333 Triliun Harus Dievaluasi

RELATED POSTS

HUT PAN ke-28, PAN Bekasi Utara Perkuat Silaturahmi Bersama Ulama dan Masyarakat

Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla Sumatra-Kalimantan

Akses Pendidikan Medan Satria Diperkuat, Tri Adhianto Siapkan Jalan 400 Meter

Desakan serupa datang dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef). Lembaga ini menilai program MBG dengan anggaran fantastis Rp333 triliun justru memunculkan banyak persoalan meski baru delapan bulan berjalan.

Kepala Pusat Ekonomi Digital dan UMKM Indef, Izzudin Al Farras, mencatat hingga 28 Agustus 2025, program MBG telah menjangkau 23 juta penerima manfaat. Namun di sisi lain, lebih dari 4.000 orang menjadi korban keracunan.

“Sayangnya, persoalan ini hanya dipandang sebagai angka statistik tanpa evaluasi serius,” ujar Izzudin dalam diskusi daring bertajuk Menakar RAPBN 2026: Arah Kebijakan UMKM, Koperasi, dan Ekonomi Digital (4/9).

YLKI: MBG Bom Waktu Jika Tak Dibenahi

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) juga menyarankan penghentian sementara MBG. Ketua YLKI, Niti Emiliana, menekankan perlunya perbaikan menyeluruh mulai dari pelatihan tenaga pengelola, peningkatan standar sanitasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga jaminan keamanan pangan.

“Jika tidak ada perbaikan menyeluruh, MBG akan menjadi bom waktu bagi penerima manfaat,” kata Niti melalui keterangan tertulis, Kamis (25/9).

ICW Ungkap Masalah Sistemik di MBG

Lebih tegas lagi, Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta pemerintah menghentikan seluruh dapur MBG. Menurut ICW, masalah yang terjadi tidak bisa lagi dimaklumi karena sudah menimbulkan kerugian kesehatan hingga potensi kerugian negara.

“Pemerintah harus segera menghentikan MBG agar tidak terus menimbulkan kerugian lebih besar bagi masyarakat,” ujar Staf Divisi Riset ICW, Eva Nurcahyani, Selasa (23/9).

ICW juga mengungkap sejumlah persoalan di lapangan, mulai dari kualitas menu yang timpang, porsi minimalis, makanan basi, peralatan makan tidak memadai, hingga masalah inklusivitas menu di sekolah luar biasa (SLB). Bahkan, ditemukan keterlibatan oknum anggota dewan, polisi, dan militer dalam proyek MBG.

TII: Kasus Keracunan Harus Nol

The Indonesian Institute (TII) menilai kasus keracunan harus dijadikan alarm keras. Peneliti bidang sosial TII, Made Natasya Restu Dewi Pratiwi, menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh menoleransi satu pun kasus keracunan.

“Merujuk teori keamanan pangan dan epidemiologi, pemerintah tidak boleh menoleransi satu pun kasus keracunan. Nol kasus harus menjadi target mutlak,” tegas Natasya, Jumat (19/9).

Guru Juga Terdampak: Beban Tambahan Tanpa Insentif

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) turut mendesak moratorium MBG. Sekjen FSGI, Fahriza Marta Tanjung, menilai program ini lemah dalam perencanaan dan pengawasan sehingga membuat guru ikut terbebani.

“Ini soal menunggu giliran keracunan saja di setiap daerah,” ujarnya, Rabu (24/9).

FSGI mencatat persoalan MBG muncul di 14 provinsi, mulai dari Aceh, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Jakarta, NTT, hingga Kalimantan Utara. Temuan masalah meliputi makanan basi, berbelatung, porsi minimalis, bau tidak sedap, bahkan ada yang ditemukan kecoa di dalam menu.

Meski desakan datang dari banyak pihak, Badan Gizi Nasional (BGN) menolak menghentikan MBG. Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengakui ada kasus keracunan, namun jumlahnya disebut masih “dalam batas wajar”.

“Total makanan keracunan hanya 4.711 porsi dari 1 miliar porsi yang sudah dimasak. Sebagian besar anak senang dengan program MBG,” kata Dadan, Senin (22/9).

Dadan menambahkan BGN akan melakukan perbaikan, di antaranya membentuk tim investigasi kasus keracunan, menghentikan sementara dapur bermasalah, serta membuka kantor BGN di setiap kabupaten/kota mulai 2026 guna memperpendek jangkauan pengawasan.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menegaskan pemerintah mendengar kritik masyarakat. Namun, ia menolak penghentian total MBG.

“Sambil jalan kami perbaiki, tapi tidak perlu menghentikan secara total. Presiden Prabowo menegaskan MBG harus tetap berjalan,” kata Juri.

Kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memicu kritik luas dari berbagai lembaga. Dari JPPI, Indef, YLKI, ICW, TII, hingga FSGI, semua sepakat pemerintah harus menghentikan sementara program ini untuk evaluasi menyeluruh.

Namun, pemerintah pusat tetap bersikeras mempertahankan MBG dengan alasan program ini menyentuh kebutuhan dasar jutaan siswa.

Polemik ini memperlihatkan dilema besar: antara menjaga kesehatan anak-anak penerima manfaat dengan ambisi mempertahankan program unggulan yang menyedot ratusan triliun rupiah anggaran negara. (*)

Tags: Desakan penghentian sementara MBG oleh lembaga masyarakatEvaluasi total program MBG pemerintah PrabowoKasus keracunan massal MBG di berbagai provinsiPolemik program unggulan Prabowo-GibranProgram Makan Bergizi Gratis (MBG) keracunan siswa
ShareTweetPin
Rotasi

Rotasi

ROTASI.CO.ID adalah portal media online yang menyediakan beragam berita secara update, faktual dan aktual.

Related Posts

HUT PAN ke-28, PAN Bekasi Utara Perkuat Silaturahmi Bersama Ulama dan Masyarakat
News

HUT PAN ke-28, PAN Bekasi Utara Perkuat Silaturahmi Bersama Ulama dan Masyarakat

September 2, 2026
Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla Sumatra-Kalimantan
News

Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla Sumatra-Kalimantan

September 2, 2026
Akses Pendidikan Medan Satria Diperkuat, Tri Adhianto Siapkan Jalan 400 Meter
News

Akses Pendidikan Medan Satria Diperkuat, Tri Adhianto Siapkan Jalan 400 Meter

September 2, 2026
Sekjen ATR/BPN Ajak Jajaran Satukan Visi Dukung Transformasi Layanan Pertanahan
News

Sekjen ATR/BPN Ajak Jajaran Satukan Visi Dukung Transformasi Layanan Pertanahan

September 1, 2026
Harris Bobihoe Terima Kunker DPRD Depok, Bahas Strategi Penguatan Ekonomi Perkotaan
News

Harris Bobihoe Terima Kunker DPRD Depok, Bahas Strategi Penguatan Ekonomi Perkotaan

September 1, 2026
Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat
News

Titik Panas Karhutla Naik di Kalimantan, BNPB Ingatkan Ancaman Asap Pekat

September 1, 2026
Next Post
The Quantis Club Bekasi Hadir di Bekasi, Pusat Olahraga Modern untuk Gaya Hidup Sehat

The Quantis Club Bekasi Hadir di Bekasi, Pusat Olahraga Modern untuk Gaya Hidup Sehat

Tagih Paket Rp30 Ribu, Kurir J&T di Bekasi Jadi Korban Bacokan

Tagih Paket Rp30 Ribu, Kurir J&T di Bekasi Jadi Korban Bacokan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending Artikel

  • Tabur Bunga Sasak Kapuk, Alex Jiblo: Kita Bersatu Demi KH. Noer Alie

    Tabur Bunga Sasak Kapuk, Alex Jiblo: Kita Bersatu Demi KH. Noer Alie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dokumen SHGB Citypark Belum Diserahkan, Pengembang Terancam Dicabut Izinnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menteri Nusron Wahid Siapkan 37.709 Hektare Lahan Potensial Guna Dukung Program 3 Juta Rumah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ATR/BPN Buka Akses Peta Pertanahan Publik Melalui Geoportal Bhumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HGB Ruko ke SHM, Ini Syarat Prosedur Perubahannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Artikel Terbaru

HUT PAN ke-28, PAN Bekasi Utara Perkuat Silaturahmi Bersama Ulama dan Masyarakat

HUT PAN ke-28, PAN Bekasi Utara Perkuat Silaturahmi Bersama Ulama dan Masyarakat

September 2, 2026
Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla Sumatra-Kalimantan

Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla Sumatra-Kalimantan

September 2, 2026
Akses Pendidikan Medan Satria Diperkuat, Tri Adhianto Siapkan Jalan 400 Meter

Akses Pendidikan Medan Satria Diperkuat, Tri Adhianto Siapkan Jalan 400 Meter

September 2, 2026
Sekjen ATR/BPN Ajak Jajaran Satukan Visi Dukung Transformasi Layanan Pertanahan

Sekjen ATR/BPN Ajak Jajaran Satukan Visi Dukung Transformasi Layanan Pertanahan

September 1, 2026
Harris Bobihoe Terima Kunker DPRD Depok, Bahas Strategi Penguatan Ekonomi Perkotaan

Harris Bobihoe Terima Kunker DPRD Depok, Bahas Strategi Penguatan Ekonomi Perkotaan

September 1, 2026

Rotasi.co.id merupakan media online yang menyajikan artikel secara faktual dan aktual sebagai roda berita dan informasi.

Pilihan Editor

HUT PAN ke-28, PAN Bekasi Utara Perkuat Silaturahmi Bersama Ulama dan Masyarakat

Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla Sumatra-Kalimantan

Katagori

  • Bisnis
  • Budaya
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Gaya Hidup
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kronika
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Mozaik
  • News
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ramadhan
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Wisata

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kategori
    • News
    • Opini
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Budaya
    • Politik
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Mozaik
    • Gaya Hidup
    • Wisata
    • Teknologi
    • Internasional
    • Cek Fakta
    • Puisi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami

© 2024 ROTASI.CO.ID | All Right Reserved.