Rotasi.co.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menyatakan bahwa PBNU telah dipercaya oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengelola 1.000 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal tersebut disampaikan Gus Yahya usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
“Kami diberi target oleh BGN, misalnya harus bisa mengelola seribu titik. Ini pekerjaan besar sekali buat NU, sehingga kami perlu koordinasi yang lebih intensif, kolaborasi yang lebih intensif,” kata Gus Yahya kepada awak media, Rabu (26/6/2025).
Menurut Gus Yahya, PBNU telah memulai implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah lokasi, dan proses pengembangan akan terus diakselerasi untuk mengejar target yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“Untuk pengembangannya, mudah-mudahan bisa berjalan lebih lancar,” imbuhnya optimis.
Dalam pertemuan tersebut, Gus Yahya juga menyampaikan kepada Presiden Prabowo terkait berbagai nota kesepahaman (MoU) yang telah dijalin antara PBNU dan sejumlah kementerian maupun lembaga pemerintah, sebagai bentuk penguatan sinergi antara NU dan pemerintah dalam mendukung program strategis nasional.
“MoU-MoU dengan berbagai kementerian dan badan pemerintah itu yang kami laporkan,” jelasnya.
Selain program MBG, PBNU turut memaparkan perkembangan Gerakan Keluarga Maslahat NU, yang merupakan program sosial kemasyarakatan hasil kerja sama lintas kementerian dan lembaga.
Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan umat secara menyeluruh melalui berbagai kegiatan pemberdayaan dan pelayanan masyarakat.
“Ada banyak hal yang lain yang juga merupakan kerja sama NU dengan pemerintah, seperti untuk Gerakan Keluarga Maslahat NU yang kami kerjakan dengan sejumlah program dari berbagai kementerian. Tadi sudah kami laporkan, dan Pak Presiden mendukung penuh,” tegas Gus Yahya.
Presiden Prabowo Subianto, menurut Gus Yahya, menyambut baik seluruh inisiatif PBNU dan memberikan dukungan penuh untuk memperkuat kerja sama antara NU dan pemerintah, terutama dalam implementasi program-program strategis yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Beliau sangat mendukung, bahkan mendorong supaya NU lebih kuat dalam mempererat kerja sama dengan pemerintah dan dalam melaksanakan berbagai macam program strategis dari pemerintah,” pungkasnya. (*)














