Rotasi.co.id – Pemerintah Kota Bekasi menerapkan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.
Tujuan utamanya adalah memetakan talenta ASN agar pengembangan karier lebih tepat sasaran dan pemerintahan lebih responsif kepada masyarakat.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi, Hanafi, menjelaskan sistem manajemen talenta tersebut menggunakan dua dimensi utama yakni indikator potensi dan indikator kinerja.
Menurutnya, kedua indikator ini terintegrasi dalam penilaian berbasis digital sehingga profil talenta ASN dapat terbentuk secara objektif.
“Manajemen talenta ASN menjadi kunci untuk menyiapkan ASN yang siap menjawab tantangan masa depan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Hanafi dalam keterangannya dikutip Kamis (20/11/2025).
Ia menyebut dengan sistem ini, Pemkot Bekasi dapat membuat ‘peta talenta’ ASN.
“Siapa yang cocok dipromosikan, siapa yang perlu rotasi, dan siapa yang punya potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut,” ungkapnya.
Hanafi juga menambahkan bawa peta talenta ini juga membuka ruang pengembangan diri yang lebih terarah sesuai potensi individu.
“Ruang pengembangan diri ASN akan lebih terarah sesuai potensi dan kinerja masing-masing,” ujarnya.
Penerapan manajemen talenta ini juga diproyeksikan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Bekasi.
“Dengan menempatkan ASN yang tepat di posisi strategis, pelayanan di berbagai perangkat pemerintahan diharapkan lebih cepat, responsif, dan professional,” tuturnya.
Reformasi ini dinilai mampu menunjukkan komitmen Pemkot Bekasi untuk menjadi birokrasi modern, adaptif, dan berorientasi layanan.
Sebagai bagian dari transformasi digital birokrasi, talenta ASN di Kota Bekasi juga akan menjadi bagian dari program Talent Academy yang sebelumnya digelar.
“Di program tersebut, ASN mengikuti pelatihan modul inovasi digital dan menyusun proyek untuk akselerasi pelayanan public,” tuturnya.
Pemkot Bekasi berharap bahwa dengan model manajemen talenta ini, masa depan birokrasi kota akan semakin cerah: ASN berkualitas, karier terencana, dan pelayanan publik yang semakin menyejahterakan warga. (ADV)














