Rotasi.co.id – PT Pertamina (Persero) membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 untuk menjamin ketersediaan serta kelancaran distribusi energi ke seluruh pelosok negeri selama periode hari raya.
Langkah strategis ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), hingga avtur bagi masyarakat dalam kondisi aman dan mencukupi di tengah potensi lonjakan konsumsi selama musim mudik 1447 Hijriah.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan Satgas telah mulai bertugas dengan melakukan koordinasi intensif bersama berbagai pemangku kepentingan.
Selain pengawasan distribusi, perusahaan juga telah meningkatkan kapasitas kilang dalam negeri dan memaksimalkan operasional pengolahan pasokan guna menghadapi peningkatan permintaan energi secara nasional.
“Stok kami masih bisa menutupi kebutuhan dan terus berjalan. Kami juga membangun berbagai strategi penguatan pasokan melalui koordinasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk kementerian terkait,” ujar Muhammad Baron dalam konferensi pers di Grha Pertamina, Jakarta, Selasa (03/03/2026).
Mengenai penyesuaian tarif BBM ke depan, Baron menyebutkan bahwa Pertamina masih melakukan proses evaluasi mendalam dengan mempertimbangkan perkembangan situasi ekonomi terkini.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa prioritas utama perusahaan saat ini adalah stabilitas stok dan kemudahan akses energi bagi masyarakat. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan bijak dalam menggunakan energi serta menghindari aksi pembelian berlebihan (panic buying).
Seluruh entitas dalam Pertamina Group dipastikan terlibat penuh dalam mengawal ketahanan energi nasional. Dengan penguatan infrastruktur dan operasional kilang yang telah dimaksimalkan, Pertamina optimis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik dan masyarakat luas hingga berakhirnya masa penugasan Satgas pada periode pascalebaran mendatang. (*)














