Rotasi.co.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan Sertipikat Hak Milik (SHM) kepada Gereja Kristen Pasundan (GKP) Jemaat Kampung Tengah, Jakarta Timur, Selasa (24/12/2024).
Penyerahan sertifikat tanah seluas 430 meter persegi ini dilakukan menjelang perayaan Natal dan menandai berakhirnya perjuangan panjang jemaat untuk mendapatkan kepastian hukum atas lahan yang telah mereka tempati sejak 1968.
“Menjelang Natal ini, kami dari Kementerian ATR/BPN dapat menyerahkan SHM untuk lembaga keagamaan ini,” ujar Nusron Wahid dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (25/12/2024).
Ia menekankan komitmen Kementerian ATR/BPN untuk melayani seluruh warga negara Indonesia dalam hal kepastian kepemilikan tanah, tanpa diskriminasi.
“Kementerian ATR/BPN sebagai representasi dari negara dan Pemerintah itu non-diskriminasi. Kami melayani semua selama dia bangsa Indonesia, rakyat Indonesia, punya tanah di Indonesia, itu kita layani dengan baik,” tegasnya.
Nusron menambahkan bahwa sertifikat ini akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat dalam menjalankan ibadah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sertifikat tersebut dengan baik.
Lebih lanjut, ia meminta Ketua Umum Majelis Sinode GKP, Magyolin Carolina Tuasuun, untuk memeriksa gereja-gereja Pasundan lainnya yang belum memiliki sertifikat dan segera mengurusnya.
“Sertipikat ini penting sebagai pengakuan negara atas kepemilikan tanah gereja,” tegas Nusron.
Kementerian ATR/BPN, lanjut Nusron, aktif memastikan tanah yang digunakan untuk rumah ibadah memiliki status kepemilikan yang jelas (clean and clear) untuk mencegah konflik di masa mendatang.
Upaya ini termasuk kerja sama dengan berbagai organisasi keagamaan seperti MUI, NU, Muhammadiyah, PGI, dan KWI.
Sementara itu, Magyolin Carolina Tuasuun menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian ATR/BPN dalam proses penerbitan sertifikat ini dan berharap keberhasilan ini dapat memotivasi gereja-gereja lain untuk segera mengurus sertifikat tanah mereka.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat Kementerian ATR/BPN, kepolisian, dan perwakilan dari GKP Jemaat Kampung Tengah. (*)













