Rotasi.co.id – Pemerintah Kota Bekasi menerima hibah kendaraan dinas operasional pemadam kebakaran dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe secara simbolis menerima mobil damkar di Plaza Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, guna memperkuat sinergi antar daerah dalam peningkatan pelayanan publik dan keselamatan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyerahkan 14 unit kendaraan dinas operasional pemadam kebakaran kepada 14 kepala daerah bupati dan wali kota penerima hibah.
Kota Bekasi memperoleh satu unit kendaraan pemadam kebakaran berkapasitas 10.000 HP-WT yang dilengkapi High Pressure Pump Unit. Kendaraan ini dirancang untuk mendukung penanganan kebakaran berskala besar serta meningkatkan kecepatan dan efektivitas pemadaman di lapangan.
Teknologi tekanan tinggi yang disematkan pada kendaraan tersebut memungkinkan penyaluran air lebih optimal, termasuk untuk menjangkau lokasi kebakaran di kawasan padat penduduk maupun area yang sulit diakses.
Dengan spesifikasi tersebut, kesiapsiagaan dan kemampuan operasional petugas pemadam kebakaran di Kota Bekasi diharapkan semakin meningkat.
Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada daerah penyangga ibu kota.
“Bantuan kendaraan pemadam kebakaran ini akan kami manfaatkan secara maksimal untuk melindungi masyarakat,” ujar Abdul Harris Bobihoe dalam keterangannya Selasa (30/12/2025).
Ia menegaskan hibah tersebut sangat berarti bagi peningkatan kualitas layanan keselamatan masyarakat, terutama mengingat tingginya kepadatan wilayah dan aktivitas perkotaan di Kota Bekasi.
Lebih lanjut, Abdul Harris Bobihoe menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan kerja sama antar pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana perkotaan, termasuk kebakaran di kawasan permukiman maupun industri.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap kendaraan hibah yang diserahkan dapat langsung dioperasikan sesuai kebutuhan masing-masing daerah penerima. Dengan demikian, pelayanan kedaruratan di wilayah sekitar Jakarta dapat berjalan lebih cepat, responsif, dan merata.
Melalui program hibah ini, diharapkan terjadi pemerataan sarana dan prasarana pemadam kebakaran antar daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi regional dalam menjaga keselamatan dan perlindungan masyarakat. (*)














