Rotasi.co.id – Kota Bekasi ditetapkan sebagai tuan rumah utama pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV yang dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 20 November 2026 mendatang.
Penunjukan ini bertujuan untuk menyelenggarakan ajang pembinaan atlet multievent terbesar sepanjang sejarah Jawa Barat guna memperkuat posisi daerah sebagai lumbung atlet nasional menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Ketua Umum KONI Jawa Barat, M. Budiana, mengungkapkan bahwa Porprov edisi ke-15 ini akan mempertandingkan 95 cabang olahraga (Cabor) dengan total 1.156 nomor pertandingan. Skala penyelenggaraan ini diklaim sebagai salah satu yang terbesar di dunia untuk tingkat provinsi.
“Skala pelaksanaannya luar biasa besar, bahkan bisa disebut satu-satunya di dunia untuk level provinsi,” ujar Budiana saat memberikan keterangan resmi di Bekasi, Senin (2/2/2026).
Menanggapi penetapan tersebut, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memaparkan kesiapan infrastruktur olahraga yang hampir menyentuh angka 100 persen.
Pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan berbagai fasilitas unggulan, termasuk gedung atletik enam lantai yang menjadi ikon baru olahraga, serta venue indoor untuk cabang basket dan tenis.
“Porprov ini yang terbesar sepanjang sejarah Jawa Barat. Kota Bekasi harus siap menerima ribuan tamu dan atlet dari seluruh daerah. Venue utama sudah selesai dan kami terus menyempurnakan fasilitas pendukung. Ini bagian dari visi menuju Kota Bekasi sebagai kota olahraga,” papar Tri Adhianto.
Guna menampung banyaknya jumlah Cabor, Tri menjelaskan bahwa pihaknya juga melakukan inovasi dengan menggandeng pusat perbelanjaan dan ruang publik, seperti mal dan kawasan BTC, sebagai venue tambahan. Langkah ini diharapkan dapat mendekatkan kemeriahan pesta olahraga kepada masyarakat luas sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Tri menegaskan bahwa Porprov Jabar XV bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan fondasi bagi Jawa Barat untuk mempertahankan prestasi hattrick juara umum di level nasional. Ia menekankan pentingnya pengembangan atlet lokal murni hasil pembinaan daerah dibandingkan melakukan mutasi atlet secara instan.
“Ini bukan soal membeli atlet, tetapi mengembangkan potensi atlet Jawa Barat sendiri. Porprov adalah ajang awal menuju PON. Kami menargetkan Jawa Barat mampu mempertahankan prestasi hattrick juara PON,” tegasnya.
Sebagai bagian dari persiapan menuju hari besar tersebut, acara hitung mundur (countdown) telah sukses dilaksanakan pada Minggu (1/1/2026) di Plaza Stadion Patriot Candrabhaga. Seremoni tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, termasuk Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, yang menandai kesiapan kolektif seluruh wilayah di Jawa Barat. (*)














