Rotasi.co.id – Komisi III DPRD Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi segera membentuk tim khusus untuk mengamankan dan mengambil alih kembali aset fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang hingga kini masih dikuasai oleh para pengembang.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim mengatakan salah satu aset yang menjadi perhatian serius adalah lahan kolam renang di wilayah Kecamatan Harapan Jaya.
“Pemkot harus bertindak tegas! Masih banyak fasos dan fasum yang belum diserahkan oleh pengembang. Ini jelas merugikan masyarakat karena aset publik seharusnya sudah dapat dimanfaatkan,” kata Arif dalam keterangannya pada Sabtu (31/5/2025).
Arif menyoroti adanya praktik pengelolaan aset daerah secara ilegal oleh pihak-pihak yang tidak berwenang.
Ia meminta Pemkot tidak ragu memberikan sanksi hukum terhadap oknum yang menyalahgunakan aset pemerintah.
“Banyak aset dikelola tanpa dasar hukum yang sah. Ini bukan hanya merugikan masyarakat, tapi juga mengurangi potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sudah saatnya Pemkot menindak secara tegas dan memberikan efek jera,” ujarnya.
Selain penarikan aset, Komisi III menilai perbaikan sistem pengelolaan aset daerah menjadi hal mendesak. Arif menegaskan bahwa akurasi data menjadi kunci utama dalam pengamanan aset daerah.
“Jika data aset kita rapi dan valid, maka kebocoran bisa ditekan dan optimalisasi PAD bisa tercapai,” katanya.
Untuk itu, Komisi III mendorong percepatan pendataan aset serta penyerahan resmi aset dari pengembang sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Arif juga mengusulkan pembentukan tim lintas sektoral untuk mendukung langkah tersebut.
“Tim khusus harus dibentuk dan melibatkan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Bagian Hukum, serta Dinas Tata Ruang agar koordinasi berjalan efektif,” tandasnya.
Langkah cepat dan konkret dari pemerintah sangat dinantikan publik agar aset yang seharusnya menjadi milik masyarakat benar-benar kembali ke tangan pemerintah daerah dan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan umum. (ads)













