Rotasi.co.id – Dalam rangka memastikan efektivitas pelaksanaan program strategis pertanahan, Kantor Pertanahan Kota Bekasi menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Strategis Pertanahan di Ruang Rapat Kantor Pertanahan Kota Bekasi.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Bekasi, Heri Purwanto mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi forum evaluatif, tetapi juga sebagai ruang refleksi bersama untuk memperkuat kualitas layanan pertanahan berbasis akuntabilitas.
“Monitoring dan evaluasi ini bagian dari upaya memperbaiki layanan publik sekaligus menumbuhkan semangat integritas dan profesionalisme,” kata Heri Purwanto dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (25/6/2025).
Lebih dari sekadar evaluasi teknis, Monev ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam mempersiapkan penilaian Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Evaluasi program strategis tersebut dikaitkan erat dengan penguatan tata kelola pemerintahan, akuntabilitas kerja, serta pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas KKN.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi seluruh jajaran dalam menjalankan nilai-nilai integritas di setiap lini pelayanan.
“Persiapan menuju WBK bukan sekadar kelengkapan dokumen, tetapi bagaimana setiap proses kerja kita mencerminkan komitmen reformasi birokrasi,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kota Bekasi turut mereview pelaksanaan enam area perubahan Zona Integritas, yaitu:
- Manajemen perubahan,
- Penataan tata laksana,
- Penataan sistem SDM,
- Akuntabilitas kinerja,
- Penguatan pengawasan, dan
- Peningkatan kualitas layanan publik.
Ia menyebut, melalui kolaborasi solid, penguatan sistem, serta implementasi nilai-nilai integritas yang konsisten, Kantor Pertanahan Kota Bekasi diharapkan mampu menjadi instansi yang memberikan pelayanan pertanahan prima, sekaligus bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Kami optimistis, melalui sinergi program strategis dan penguatan integritas, Kantor Pertanahan Kota Bekasi mampu meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi,” pungkas Heri Purwanto.
Sebagai informasi, Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pejabat struktural serta para koordinator kelompok substansi di lingkungan Kantor Pertanahan Kota Bekasi. Adapun fokus utama evaluasi mencakup program prioritas seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), sertipikasi aset Barang Milik Negara (BMN), serta kegiatan pengadaan tanah untuk kepentingan umum dan Proyek Strategis Nasional (PSN). (*)














