ROTASI.CO.ID – Dirjen Bimas Islam Kementrian Agama RI, H. Kamarudin Amin mengungkapkan adanya ketahanan nasional berawal dari kerukunan keluarga. Oleh karena itu, ia mengimbau untuk menekan banyaknya angka perceraian.
“Ketahanan nasional dimulai dari keluarga. Kalau rapuh akan rusak ketahanan nasional,” ucapnya saat menjadi pembicara dalam Dialog Isu-isu Kebimasislaman dengan Praktisi Media di Sentul, Bogor, Senin (21/9/2020).
Ia juga menyampaikan, bahwa tingkat perceraian di Indonesia cukup memprihatinkan yang dapat menyebabkan masalah sosial lainnya.
“Perceraian di Indonesia perbandingannya 5 menikah dan 1 bercerai. Itu memprihatinkan karena perceraian melahirkan masalah sosial baru,” lanjutnya.
Selain itu, Guru Besar UIN Alauddin ini juga menyatakan, untuk menurunkan angka perceraian, kemenag akan meningkatkan kompetensi penghulu.
“Penghulu ideal itu tidak hanya memiliki pemahaman agama yang bagus, mereka juga harus mengikuti dinamika keagamaan dan sosial di sekitarnya. Karena akan menjadi rujukan tokoh masyarakat,” ujarnya.
Menurut Kamarudin, tugas penghulu tidak cukup hanya dengan mencatat, tetapi juga memberikan bimbingan pra nikah maupun pasca nikah dan juga bimbingan keluarga untuk mereka yang ingin berkonsultasi.
“Karena mereka perwakilan Kemenag di tingkat kecamatan. Jadi program itu harus bisa dijalankan untuk menekan angka perceraian,” pungkasnya. (ifh)












